Sudah cukup, sudah cukup, apa yang dilakukan oleh Israel terlalu keji dan jahat sehingga menyebabkan amarah Tuhan yang luar biasa.
Yehezkiel 6:11-12 TB
https://bible.com/bible/306/ezk.6.11-12.TB
[11] Beginilah firman Tuhan Allah: ”Bertepuklah dan entakkanlah kakimu ke tanah dan serukanlah: Awas! Oleh sebab segala perbuatan kaum Israel yang keji dan jahat, mereka akan rebah mati karena pedang, kelaparan dan penyakit sampar. [12] Yang jauh akan mati karena sampar, yang dekat akan rebah karena pedang dan yang terluput serta terpelihara akan mati karena kelaparan. Demikianlah Aku akan melampiaskan amarah-Ku kepada mereka.
Apa yang dilakukan oleh Israel tentunya bukanlah sesuatu hal yang baru, pasti sesuatu yang menjadi-jadi sehingga semakin tidak karuan di mata Tuhan.
Sebagai manusia sepertinya tidak mungkin kita tidak terpancing oleh godaan atau tipu daya iblis. Namun sampai mana kita tergoda atau tertipu? Apakah kita segera sadar dan berbalik kepada Tuhan? Ataukah apa yang kita lakukan tersebut, perbuatan dosa itu menggulung semakin besar, semakin besar seperti bola salju sampai-sampai kita sendiri tidak sanggup berhenti walaupun ingin sampai kita berani melawan Tuhan.
Selalu ada titik awal mula, selalu ada waktu atau kejadian dimana kita missed. Namun hendaknya kita segera minta maaf kepada Tuhan, seperti Ayub yang bukan hanya memberikan korban pengampunan dosa di setiap akhir hari terutama untuk anak-anaknya. Ayub melakukannya dengan kesadaran bahwa manusia sangat rentan untuk jatuh dalam dosa, sehingga ia tidak membiarkan 1 hari lewat sebelum memohon pengampunan dari Tuhan.
Janganlah kita semakin terlena, membiarkan hal-hal kecil, dosa-dosa yang mungkin terkesan sepele karena itu akan membawa kita semakin lama semakin jatuh, semakin dalam.
Mari kita bertobat setiap waktu, mari kita hidup dengan kesadaran, dan segera mohon ampun bahkan untuk hal-hal yang mungkin kecil. Jangan biarkan iblis mengakar semakin dalam dan semakin kuat di dalam hati kita sampai-sampai kita tidak sanggup lagi melepaskan diri dari cengkeramannya.
Doa
Ya Tuhan, bangunkanlah kerinduan yang besar, semangat yang berapi-api untuk membaca dan merenungkan firmanMu setiap waktu. Ya Roh Kudus tinggal selalu di dalam hati kami, agar selalu ada warning system di dalam hati kami.
Dan buatlah kami peka akan tuntunan Roh Kudus, jangan biarkan kami menolak setiap tuntunan dan pimpinanMu ya Tuhan.
Terimakasih Tuhan Yesus
Haleluya. Aminn.
