Kucinta Alkitabku

Renungkan dan Bagikan

Kategori: action

  • 21. 2 Korintus 1:11 – We need to raise more prayer

    21. 2 Korintus 1:11 – We need to raise more prayer

    Dapat rhema apa hari ini?

    Hari ini saya menyaksikan kuasa doa atas pelayanan Paulus ke Asia.

    Ayat rhema hari ini:

    ‭2 Korintus 1:11 TB‬
    [11] karena kamu juga turut membantu mendoakan kami, supaya banyak orang mengucap syukur atas karunia yang kami peroleh berkat banyaknya doa mereka untuk kami.

    https://bible.com/bible/306/2co.1.11.TB

    Renungan

    Paulus mengakui dan sangat bersyukur atas doa-doa yang dipanjatkan oleh jemaat di Korintus untuk mereka, sehingga mereka boleh mereka menerima kasih karunia Tuhan, penghiburan, penjagaan, kekuatan, dan pengharapan, juga pastinya penyediaan Tuhan dalam misi pelayanan mereka.

    Dan yang menggugah hati saya pada ayat ini Paulus menyebutkan banyaknya doa mereka. Banyak dan  mereka. Banyak artinya bukan hanya satu atau dua kali, itu berarti berkali-kali. Dan mereka itu artinya bukan hanya satu orang saja yang turut berdoa tapi banyak orang, mereka berdoa bersama-sama berkali-kali.

    Disini kita bisa belajar bahwa Tuhan memperhatikan dan menghargai hati orang-orang yang berdoa, yang bersepakat mendukung keselamatan Paulus. Pasti Tuhan merasa bangga karena hati jemaat di Korintus juga turut tergerak akan misi pelayanan Paulus, karena mereka pastinya juga merindukan semakin banyak orang yang bisa mendengar dan percaya akan Tuhan Yesus.

    Dalam kehidupan kita saat ini, seringkali kita merasa kesal dan putus asa kepada Tuhan karena tidak ada perubahan apalagi mengalami terobosan, atau sudah ada perubahan tapi kenapa lambat sekali prosesnya? Dan kita mengaku bahwa kita sudah berdoa.

    Ayat ini menjadi refleksi bagi kita, kalau kita rindu perubahan terjadi maka kita perlu berdoa bersama-sama menyatukan hati dan berdoa terus, apalagi jika berhubungan dengan keselamatan jiwa-jiwa, sejalan dengan rencana Tuhan maka Tuhan pasti tidak akan lama-lama mengabulkan doa kita.

    Apabila kita punya kebutuhan, sampaikan lah berulangkali dalam doa. Dan sambil tetap berusaha sambil menjalankan perintah Tuhan, Firman Tuhan. Ibarat seorang ayah atau ibu yang akan tergerak hatinya bila anak yang dikasihinya meminta sesuatu berulang-ulang, apalagi itu sejalan dengan yang direncanakan.

    Trust in God, and he will show you the way

    Tuhan yang maha kuasa akan menyediakan segala sesuatu yang kita butuhkan agar terlepas dari pergumulan kita.

    Amen.

    Image by jcomp on Freepik

  • BIBLE is Useless Unless Acted Upon

    BIBLE is Useless Unless Acted Upon

    Mark 4 The Parable of The Sower

    Jesus told us the parable of the sower.

    And I am sure that all of us have read the explanation about that either.

    What do you think ?

    We all want to be the good soil right? But how ? How can we be the good soil ?

    In verse 20 : They hear the message, accept it, and bear fruit…

    Does it true if we accept the message and then we change to be the good soil?

    No, no, no…. The Acceptance need to be deep one. We need to be active, not just accept by mouth, but in daily acts.

    It is useless if we said that we accept Jesus words but we still have sins.

    So if we want to be the good soil, act upon the messages, on daily basis.

    Pray for growth and Let us grow together in Christ. And let us bear fruits.

  • Perintah Yesus yang Sengaja Dilanggar

    Mark 1

    Apakah anda seorang yang takut akan Tuhan ?

    Apakah anda seorang yang senantiasa mengikuti perintah Tuhan ?

    Ternyata ada loh di Alkitab, yang tidak tahan untuk melanggar perintah Yesus. Bukan cuma tidak melaksanakan tapi tidak tahan untuk tidak melanggar.

    Salah satunya adalah orang kusta yang disembuhkan Yesus pada Markus pasal 1.

    Disebutkan : segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras.

    Tapi apa yang dilakukan orang itu ?

    Disebutkan : Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana.

    Saudaraku, sukacita yang besar tidak dapat ditutup-tutupi.

    Apakah anda dapat membayangkan sukacita yang dirasakan oleh orang kusta ini ?Apakah kita pernah mengalami sukacita seperti orang ini ? Apakah sukacita itu masih ada sampai sekarang ? Atau ada yang belum pernah merasakan sukacita itu?

    Pernahkah kita membayangkan hidup tanpa Kristus?

    Apakah hidup kita akan biasa-biasa saja ?

    Mari kita merenungkan, apa yang sudah Tuhan lakukan dalam hidup kita. Karena tidak ada yang kebetulan di dalam hidup ini. Semua karena Kasih Karunia Tuhan.

    Mari kita hitung berkatNya. Dan seandainya semua itu tidak ada, apa yang akan terjadi pada hidup kita?

    Mari saudaraku, mari kita ceritakan kebaikan-kebaikan Tuhan pada hidup kita. Jangan kita simpan sendiri… Jadilah seperti si orang kusta itu. Maka cerita-cerita kita akan menjadi pengharapan bagi orang-orang yang membutuhkannya.

    Berceritalah, bercerita tentang kebaikan Tuhan dalam hidup kita.

  • 2019 Message : Jesus has risen in you, don’t waste it

    2019 Message : Jesus has risen in you, don’t waste it

    Matthew 28

    Tuhan Yesus telah bangkit dari kematian ribuan tahun yang lalu.

    Tapi tahukah anda, Tuhan Yesus juga bangkit di dalam hati kita. Setiap pagi….

    Saat kita bangun pagi, sesungguhnya Tuhan sudah terlebih dahulu bangkit di hati kita.

    Mari kita mulai tahun 2019 untuk mulai belajar, atau belajar lagi. Belajar dari firman Tuhan. Belajar lagi dari Yesus.

    Kalau satu buku Alkitab dirasa berat, mari fokus pelajari Perjanjian Baru saja.

    Kalau Perjanjian Baru juga masih terasa berat, mari fokus pelajari salah satu kitab saja.

    Kalau satu kitab dirasa juga berat, ayo kita fokus pelajari kitab yang paling pendek di Perjanjian Baru yaitu Surat Yohanes yang ke dua (The Second Epistle of John). Hanya 1 1/3 halaman.

    Bacalah kitab itu setiap pagi, setiap pagi. Itu akan menjadi Goal besar setiap hari – menyelesaikan 1 kitab per hari. Bukankah terasa hebat ?

    Yesus sudah bangkit di dalam kita, biarlah bibit kecil itu terus bertumbuh besar sampai menutupi diri kita.

  • Did washed hands worth ? – Pilate act

    Apakah mencuci tangan seperti yang dilakukan oleh Pilatus berarti ?

    Setelah menetapkan Yesus untuk disalibkan, Pilatus mencuci tangannya dihadapan seluruh pengunjung sebagai perlambang bahwa ia tidak bersalah.

    Seperti tidak ada logikanya ya.

    Banyak pertanyaan yang muncul di kepala saya, mempertanyakan perbuatan-perbuatan Pilatus pada saat itu.

    Namun saya kemudian berpikir, bagaimana dengan saya?

    Apakah ternyata saya juga sering melakukan hal-hal yang Pilatus lakukan ? Memang tidak dalam bentuk fisik.

    Matius, pasal 26 dan 27 berbicara tentang pengkhianatan, atau penyangkalan dalam bentuk yang lebih sederhana.

    Petrus menyangkal…

    Yudas mengkhianati…

    Pilatus menyangkal…

    Bagaimana dengan kita? Apakah kita ternyata juga sering menyangkali Yesus? Menyangkali iman kita?

    Ya Tuhan, bantu saya untuk tetap setia.

  • Pdt Philip Mantofa : Accepting Jesus (Catatan Kotbah Natal 2018).

    Tidak ada yang terlalu kotor untuk menerima Yesus.

    Siapapun kita, betapa berdosanya kita, Tuhan bisa memperbaiki kita.

    Siapa wanita Samaria yang memberi Yesus minum.

    1. Wanita tersebut adalah orang Samaria.
    2. Wanita tersebut adalah wanita yang najis (dosa seksual).
    3. Wanita tersebut tidak mencari Tuhan.
    4. Wanita tersebut bahkan mencela / memandang remeh Yesus.

    Namun walaupun begitu Yesus profesional. Ia melihat ke dalam diri wanita itu.

    Bukan berarti kita permisif terhadap perbuatan dosa. Dosa adalah dosa. Namun sikapilah dengan baik, karena bagaimana kita bisa membawa mereka kepada Tuhan.

    Tuhan Yesus menyukai seseorang yang mengakui dosanya. Yesus menerima wanita itu. Wanita itu mengalami penerimaan. Kemudian ia juga mengalami pemulihan. Bahkan bukan hanya dia saja namun seluruh kotanya dipulihkan.

    Perubahan terjadi setelah perubahan terjadi di dalam diri kita.

    Jangan pernah bangga merasa selalu mencari Tuhan sejak kecil. Kemuliaan justru didapat lihat dari defisit sebelumnya. Tuhan mengubahkan dari kehidupan dosa menjadi seorang evangelis.

    Jesus convert her.

    Saat kita bertobat, jalan kita mungkin tidak akan mudah, jalan salib. Tapi kemuliaan ada di ujung sana.

    Jadilah penjala manusia, Tuhan sudah menunjuk kita menjadi evangelis-evangelis yang luar biasa.

    P.S :

    Wow…. Amen.

    Thank You my God, Jesus. For confirming me. Help me to grow in You, grow inside me.

  • Matthew chapter 10

    Matthew chapter 10 is about mentorship.

    Jesus teach His disciples before sent them out to do what He did before. Not just teach actually, but commanded them.

    In chapters before, Jesus “show” them how to preach, heal the sick, cleanse the lepers, raise the dead, and cast out demons. None of the task He command was never shown.

    Jesus commands His disciples to models Him. To do exactly like He did.

    And to make sure the disciples to act, He command them to leave with nothing, but Faith.

    And now I ask my self, if Jesus command me personally to do like the disciples did, what will I do? How am I gonna do it?

    And He did ask me. Deep inside my heart, my heart say He did ask you to do that. To preach…. to heal the sick…. to cleanse the lepers…. to raise the dead…. and to cast out demons…. Now, have you did that? Did you preach…? Heal the sick…? Cast demons…? Have you a courage to do that? Do you have the Faith?

    So what do I have to do to have such faith ?

    1. Read God’s Love Letter everyday.

    2. Pray to ask for that Faith.

    Simple 2 things that we also need commitment to do.

    Blessed you my friend. Let’s go…