Apakah engkau mengasihi Tuhan?
Apakah engkau mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati?
Bisakah engkau merasakan kesedihan dibalik murka Tuhan?
Itulah yang saya rasakan pada saat membaca dan merenungkan Yehezkiel pasal 4 dan 5 ini.

Yehezkiel 5:8-9 TB
https://bible.com/bible/306/ezk.5.8-9.TB
[8] sebab itu beginilah firman Tuhan Allah: Lihat, Aku, ya Aku sendiri akan menjadi lawanmu dan Aku akan menjatuhkan hukuman kepadamu di hadapan bangsa-bangsa. [9] Oleh karena segala perbuatanmu yang keji akan Kuperbuat terhadapmu yang belum pernah Kuperbuat dan yang tidak pernah lagi akan Kuperbuat.
Terutama di ayat 9 ini sangat terlihat bagaimana dilema yang dirasakan oleh Tuhan menghadapi tingkah laku bangsa Israel.
Bagi kita saat ini, apakah kehidupan kita masih menyerupai bangsa Israel yang tidak taat, yang menajiskan dirinya (tempat kudusNya)? Ataukah kita sedang berusaha hidup benar, dengan menjaga kekudusan?
Apabila kita masih yang pertama maka bertobatlah, kembalilah kepada Tuhan, berbaliklah dari segala sesuatu yang akan menjatuhkan kita.
Apabila kita masuk kategori yang kedua, ayolah kita ambil bagian untuk keselamatan jiwa-jiwa. Tidakkah anda merasa kasihan kepada Tuhan yang sudah begitu baik namun terus-terusan dikhianati, dibuat sedih dan marah. If you love Him so much, you will do anything for Him.
Ibarat kita melihat orang tua kita, atau anak kita yang sedang kewalahan mengangkat barang, jika kita mengasihi maka spontan kita akan membantu mereka. Nah bagaimana dengan kesusahan hati Tuhan? Jika hati kita tidak tergerak, maka akan muncul pertanyaan di atas: Apakah engkau mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati?
Doa
Ya Tuhan, Engkau lelah ya Tuhan? Menghadapi kelakuan kami yang nantinya akan menyusahkan hidup kami sendiri? Yang akan menjerumuskan kami ke dalam kegelapan?
Apa yang bisa kubantu ya Tuhan? Mungkin tak seberapa dampaknya, tapi aku mau bantu Tuhan.
Beritahu aku caranya, ajari aku, tuntun aku ya Tuhan, agar aku bisa membantuMu dengan semaksimal mungkin.
Jangan sedih lagi ya Tuhan.
Amen.
