Kucinta Alkitabku

Renungkan dan Bagikan

Kategori: Rhema Khotbah

  • Khotbah Paskah 2024 Ps. Philip Mantofa – Hari Minggu yang Damai & Penuh Aktifitas

    Khotbah Paskah 2024 Ps. Philip Mantofa – Hari Minggu yang Damai & Penuh Aktifitas

    Yohanes 20:19-23

    Berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat, hal ini menjadi kegiatan yang akhirnya menjadi kebiasaan. Memang sembahyang bisa sendiri, namun secara corporate perlu berkumpul bersama-sama. Kalau hari minggu waktunya kita beribadah untuk ke gereja, pikiran jangan kemana-mana, pertama ke gereja dulu.

    Kita harus punya rutinitas secara rohani walaupun kerohanian itu bukanlah rutinitas.

    Bangun kebiasaan saat ke gereja, datang awal, doa saat teduh dulu sebelum beribadah. Jangan kalah dengan nonton bioskop yang kita datang awal, tidak mau ketinggalan film ekstra di awal. Miliki sebuah culture, culture to go to church.

    Jemaat adalah murid, bukan customer. Saat kita pergi ke gereja persiapkan hatimu. Bangun good chruch culture, gereja itu arus atas, dunia itu arus bawah yang menarik. Mulailah dari pribadi dan keluarga.

    Live Streaming from GMS Bogor

    Hari minggu adalah hari pertama, sama seperti Senin di kita, untuk mereka maka mereka harus bayar harga karena mereka ke gereja setelah hari pertama mereka ke Gereja.

    Pada hari itu Yesus sangat sibuk dari subuh sampai malam. Kalau kenal Yesus, orang akan jadi seorang yang rapi, lihat Yesus waktu bangkit Ia merapikan ranjangNya. Yesus pun orang yang rajin. Orang memimpin dengan teladan agar mereka mau mengikuti, jangan cuma suruh-suruh. Setelah itu Yesus bertemu dengan wanita-wanita. Kemudian bertemu dengan kedua murid yang dalam perjalanan ke Emaus, lalu ke Petrus, dan kemudian waktu malam Yesus menampakkan diri pada saat mereka berkumpul.

    Lihat Tuhan Yesus yang begitu sibuk setelah Ia bangkit. Ia tidak pensiun, atau istirahat dulu. Ia terus bekerja untuk mencari jiwa-jiwa.

    Perumpamaan Tuhan mencari domba yang hilang, tidak mungkin domba-domba itu diam saha, mereka ikut mencari, memanggil domba yang hilang.

    Kalau anda tidak kepikiran terpanggil untuk mencari jiwa yang terhilang, jangan-jangan kita pun masih terhilang.

    Kita tidak bisa hanya menjadi kristen seumur hidup kalau kita diam-diam saja. Mari bekerja di ladang Tuhan.

    Saat Tuhan datang, Tuhan menyapa murid-muridNya dengan berkata, “Damai sejahtera bagi kamu!” padahal murid-murid itu kabur tidak ada yang membantu Yesus. Harusnya mereka itu takut dan malu saat bertemu Yesus. Tuhan tidak pernah murka, berilah dirimu kesempatan untuk semakin mengenal Tuhan lebih lagi, pahami hatiNya.

    Damai sejahtera yang diucapkan Yesus bukan hanya perasaan damai biasa tapi juga mengandung janji. Shalom yang diucapkan Yesus mengandung janji aku akan menolongmu. Artinya dari bahasa ibrani bukan Aku janji kalau kamu percayakan hidupmu kepadaKu maka tidak akan ada yang patah dalam hidupmu. Nothing will be missing.

    Walaupun kita tidak melihat bukan berarti tidak ada. Tuhan Yesus itu nyata. Jika Tuhan tidak melakukan yang kita inginkan lantas kita menganggap Tuhan itu tidak ada. Tuhan itu nyata.

    ‭Yohanes 20:23 TB‬
    [23] Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada.”

    https://bible.com/bible/306/jhn.20.23.TB

    Ini adalah intersection, seperti dalam doa syafaat. Kalau berdoa syafaat maka percayalah bahwa Tuhan itu ada sangat dekat dengan kita. Miliki iman yang kuat. Jika terus kita lakukan, kerjakan apa yang Tuhan perintahkan maka kebangkitan rohani akan bangkit. Mulai dari kita yang memberikan diri, saat kita mulai rajin mendoakan, memberitakan Firman, sama seperti Tuhan, kebangkitan rohani akan bangkit. Jangan simpan talentamu!

    Bekerja di ladang Tuhan, jangan lelah!

    – Ps. Philip Mantofa

    3 poin yang bisa menjadi bekal buat kita:

    1. Setiap hari adalah harinya Tuhan, tapi hari minggu adalah hari Gereja Perjanjian Baru.
    2. Yesus yang telah bangkit itu rajin dan nyata, tapi sekarang bekerja lewat Roh Kudus-Nya.
    3. Berdamailah dulu dengan Tuhan, lalu jadilah pembawa damai sejahtera.

    Selamat Paskah,

    Tuhan Yesus memberkati.

  • Ps. Tryfena Yochebed – Di Sisi Penyertaan Allah

    Ps. Tryfena Yochebed – Di Sisi Penyertaan Allah

    Dalam hidup kita hanya ada 2 sisi:

    1. Sisi Penyertaan Allah

    2. Sisi Tanpa Penyertaan Allah

    Mari baca kisah tentang Yunus:

    ‭‭Datanglah firman Tuhan kepada Yunus bin Amitai, demikian:

    https://bible.com/bible/306/jon.1.1.TB

    Saat Firman Tuhan datang dan meminta Yunus pergi ke Niniwe

    Yunus bukannya pergi tapi justru kabur menghindar berusaha jauh dari hadapan Tuhan.

    Yunus tidak mau ke Niniwe karena mereka itu bangsa yang keji, kenapa Tuhan mau selamatkan mereka? Kenapa tidak Tuhan biarkan bangsa itu binasa. Yunus tidak mau ke sana, mungkin Yunus bahkan benci atau dendam dengan mereka.

    Kita manusia juga seringkali kabur dari hadapan Tuhan, karena kita tidak mau melakukan hal-hal yang Tuhan minta.

    Bahkan Yunus pun rela bayar biaya perjalanan yang begitu jauh, yang pasti mahal. Dan kita pun seringkali rela mengorbankan apa yang kita miliki agar tetap tidak melakukan apa yang Tuhan perintahkan.

    Apa Niniwe anda hari ini?

    Ini waktunya kita mengerjakan Niniwe kita, jangan melarikan diri, melangkahlah, terima dulu. Saat Tuhan mengutus maka Tuhan akan memperlengkapi dan menjagai kita.

    Sangking tidak maunya Yunus ke sana, saat kapal ditimpa badai pun Yunus bisa-bisanya tidur nyenyak sementara semua awak kapal panik sampai membuang muatan mereka ke laut.

    Dalam hidup kita pun seringkali terjadi goncangan atau badai, ini terjadi karena Tuhan begitu mengasihi Yunus. Bagaimana kalau Yunus dibiarkan Tuhan sampai ke Tarsis, maka Yunus akan semakin jauh dari hadapan Tuhan. Bahkan Tuhan menyelamatkan Yunus melalui ikan besar.

    Jadi hamba Tuhan tidak jaminan kita berada di sisi penyertaan Allah. Itu harus dibangun setiap waktu, dijaga setiap waktu.

    Jauh dari hadapan Tuhan itu seperti keluar dari radar. Jauh dari pantauan. Jauh dari rencana Allah. Kita perlu membangun kedekatan dengan Tuhan.

    Kedekatan dengan Tuhan tidak dibangun dengan ibadah di hari minggu, jumlah pelayanan yang kita jalani. Tapi dibangun dari hari demi hari.

    Taat pada Firman Tuhan adalah satu-satunya jalan dalam penyertaan Tuhan.

    Dan semua yang Tuhan lakukan itu bukan untuk kemuliaan Tuhan karena nama Tuhan sudah besar, namun Tuhan ingin membesarkan kita sebagai anak-anak yang dikasihiNya.

    Dimanakah posisi anda saat ini?

    Tuhan senantiasa menyertai hidup kita, namun ada satu pertanyaan apakah kita menyertai Tuhan dalam rencana-rencanaNya? Apakah kita yang mengaku menyayangi, menganggap Tuhan sebagai Tuhan kita bersedia melakukan apa pun agar rencana Tuhan bisa terwujud?

    Naik level lah menjadi anak-anak Tuhan yang menyertai Tuhan.

    Semoga Tuhan Yesus memberkati.

    (Sermon Note – Ibadah GMS Bogor 24 Maret 2024)

  • Live by Faith

    Like Elijah in 1 Kings 18.

    ‭‭1 Raja-raja‬ ‭18:41‬ ‭TB‬‬
    [41] Kemudian berkatalah Elia kepada Ahab: ”Pergilah, makanlah dan minumlah, sebab bunyi derau hujan sudah kedengaran.”

    https://bible.com/bible/306/1ki.18.41.TB

    1. Perkatakan imanmu selalu.

    2. Hiduplah dalam imanmu – just do it…

    3. Percayalah akan perkataan imanmu. Akan Tuhan yang mengabulkan setiap doa.

    Amen

  • Everything is POSSIBLE

    Everything is POSSIBLE

    Mark 9 : 23

    Anda pasti sudah sering membaca kisah Yesus menghadapi permintaan dari seorang Bapak, untuk kesembuhan anaknya.

    Tahukah anda ada hal yang menarik disana ?

    Yesus tergugah dengan kata-kata permintaan Bapak tersebut : Tapi jika Tuhan bisa ….

    Kita semua tahu, bahwa tidak ada yang tidak bisa bagi Tuhan, namun Yesus pada saat itu juga mengerti atas harapan yang sangat besar dan keputusasaan Bapak itu karena murid-murid Yesus tidak dapat menyembuhkan anaknya. Sehingga mulai muncul rasa tidak yakin, yang kemudian memunculkan pertanyaan seperti di atas.

    Namun Yesus menjawab : “Everything is POSSIBLE for one who is BELIEVE”

    Believe – Percaya itu yang seringkali kecil atau tidak ada. Jika sempat ada, maka menjaga dan mempertahankan keyakinan tersebut adalah perjuangan. Dibutuhkan kekuatan untuk senantiasa yakin dan percaya. Dibutuhkan hubungan spesial dan keintiman dengan Tuhan dan Roh Kudus agar senantiasa percaya.

    Maka kita harus mulai membangun hubungan yang lebih intim lagi dengan Tuhan dan Roh Kudus.

    Saat ini saya sedang membaca edisi bahasa Inggris (NIV), dan saya menemukan hal baru yang berkesan buat saya. Berbeda dengan edisi Bahasa Indonesia dan King James Version, namun saya menganggapnya juga sebagai kebenaran, bahkan hal tersebut memperkaya iman saya.

    Verse 24 NIV :

    Immediately the boy’s father exclaimed, “I do believe; help me overcome my unbelief!

    Bapak itu menyadari kesalahannya dan permintaanya bertambah yaitu meminta agar Tuhan membantunya untuk jadi percaya. Jadi lebih percaya. Memperbesar imannya.

    Bahkan tahukah anda kalau Bapak tersebut, menyesali bahkan sampai berseru dan menangis meminta hal tersebut kepada Yesus ?

    Verse 24 KJV :

    And straightway the father of the child cried out, and said with tears, Lord, I believe; help thou mine unbelief.

    Percaya, itu adalah porsi manusia. Namun saya juga percaya, Tuhan mampu membuat kita lebih percaya jika kita memintanya. Jika memang kita menginginkannya.

    Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, yang kita butuhkan hanya percaya.

    Setiap permasalahan di dalam hidup kita pasti ada jalannya.

    Bahkan untuk dosa terbesar kita, Tuhan tetap menyediakan jalan.

    “Be innocent of both outward and inward sins. Ask The Holy Spirit cleanse you through and through.” – Philip Mantofa

    Mari kita mulai dengan membaca Alkitab, 1 pasal sehari.

    Atau kalau masih terlalu banyak mulailah dengan 5 menit sehari.

    Mintalah hikmat Tuhan dari yang 5 menit itu.

    Saya percaya, Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk anda.

    Karena itulah Tuhan, tidak ada yang tidak sempurna yang berasal dari Tuhan.

    Amen.

  • BIBLE is Useless Unless Acted Upon

    BIBLE is Useless Unless Acted Upon

    Mark 4 The Parable of The Sower

    Jesus told us the parable of the sower.

    And I am sure that all of us have read the explanation about that either.

    What do you think ?

    We all want to be the good soil right? But how ? How can we be the good soil ?

    In verse 20 : They hear the message, accept it, and bear fruit…

    Does it true if we accept the message and then we change to be the good soil?

    No, no, no…. The Acceptance need to be deep one. We need to be active, not just accept by mouth, but in daily acts.

    It is useless if we said that we accept Jesus words but we still have sins.

    So if we want to be the good soil, act upon the messages, on daily basis.

    Pray for growth and Let us grow together in Christ. And let us bear fruits.

  • Perintah Yesus yang Sengaja Dilanggar

    Mark 1

    Apakah anda seorang yang takut akan Tuhan ?

    Apakah anda seorang yang senantiasa mengikuti perintah Tuhan ?

    Ternyata ada loh di Alkitab, yang tidak tahan untuk melanggar perintah Yesus. Bukan cuma tidak melaksanakan tapi tidak tahan untuk tidak melanggar.

    Salah satunya adalah orang kusta yang disembuhkan Yesus pada Markus pasal 1.

    Disebutkan : segera Ia menyuruh orang itu pergi dengan peringatan keras.

    Tapi apa yang dilakukan orang itu ?

    Disebutkan : Tetapi orang itu pergi memberitakan peristiwa itu dan menyebarkannya kemana-mana.

    Saudaraku, sukacita yang besar tidak dapat ditutup-tutupi.

    Apakah anda dapat membayangkan sukacita yang dirasakan oleh orang kusta ini ?Apakah kita pernah mengalami sukacita seperti orang ini ? Apakah sukacita itu masih ada sampai sekarang ? Atau ada yang belum pernah merasakan sukacita itu?

    Pernahkah kita membayangkan hidup tanpa Kristus?

    Apakah hidup kita akan biasa-biasa saja ?

    Mari kita merenungkan, apa yang sudah Tuhan lakukan dalam hidup kita. Karena tidak ada yang kebetulan di dalam hidup ini. Semua karena Kasih Karunia Tuhan.

    Mari kita hitung berkatNya. Dan seandainya semua itu tidak ada, apa yang akan terjadi pada hidup kita?

    Mari saudaraku, mari kita ceritakan kebaikan-kebaikan Tuhan pada hidup kita. Jangan kita simpan sendiri… Jadilah seperti si orang kusta itu. Maka cerita-cerita kita akan menjadi pengharapan bagi orang-orang yang membutuhkannya.

    Berceritalah, bercerita tentang kebaikan Tuhan dalam hidup kita.

  • 2019 Message : Jesus has risen in you, don’t waste it

    2019 Message : Jesus has risen in you, don’t waste it

    Matthew 28

    Tuhan Yesus telah bangkit dari kematian ribuan tahun yang lalu.

    Tapi tahukah anda, Tuhan Yesus juga bangkit di dalam hati kita. Setiap pagi….

    Saat kita bangun pagi, sesungguhnya Tuhan sudah terlebih dahulu bangkit di hati kita.

    Mari kita mulai tahun 2019 untuk mulai belajar, atau belajar lagi. Belajar dari firman Tuhan. Belajar lagi dari Yesus.

    Kalau satu buku Alkitab dirasa berat, mari fokus pelajari Perjanjian Baru saja.

    Kalau Perjanjian Baru juga masih terasa berat, mari fokus pelajari salah satu kitab saja.

    Kalau satu kitab dirasa juga berat, ayo kita fokus pelajari kitab yang paling pendek di Perjanjian Baru yaitu Surat Yohanes yang ke dua (The Second Epistle of John). Hanya 1 1/3 halaman.

    Bacalah kitab itu setiap pagi, setiap pagi. Itu akan menjadi Goal besar setiap hari – menyelesaikan 1 kitab per hari. Bukankah terasa hebat ?

    Yesus sudah bangkit di dalam kita, biarlah bibit kecil itu terus bertumbuh besar sampai menutupi diri kita.

  • Pdt Philip Mantofa : Accepting Jesus (Catatan Kotbah Natal 2018).

    Tidak ada yang terlalu kotor untuk menerima Yesus.

    Siapapun kita, betapa berdosanya kita, Tuhan bisa memperbaiki kita.

    Siapa wanita Samaria yang memberi Yesus minum.

    1. Wanita tersebut adalah orang Samaria.
    2. Wanita tersebut adalah wanita yang najis (dosa seksual).
    3. Wanita tersebut tidak mencari Tuhan.
    4. Wanita tersebut bahkan mencela / memandang remeh Yesus.

    Namun walaupun begitu Yesus profesional. Ia melihat ke dalam diri wanita itu.

    Bukan berarti kita permisif terhadap perbuatan dosa. Dosa adalah dosa. Namun sikapilah dengan baik, karena bagaimana kita bisa membawa mereka kepada Tuhan.

    Tuhan Yesus menyukai seseorang yang mengakui dosanya. Yesus menerima wanita itu. Wanita itu mengalami penerimaan. Kemudian ia juga mengalami pemulihan. Bahkan bukan hanya dia saja namun seluruh kotanya dipulihkan.

    Perubahan terjadi setelah perubahan terjadi di dalam diri kita.

    Jangan pernah bangga merasa selalu mencari Tuhan sejak kecil. Kemuliaan justru didapat lihat dari defisit sebelumnya. Tuhan mengubahkan dari kehidupan dosa menjadi seorang evangelis.

    Jesus convert her.

    Saat kita bertobat, jalan kita mungkin tidak akan mudah, jalan salib. Tapi kemuliaan ada di ujung sana.

    Jadilah penjala manusia, Tuhan sudah menunjuk kita menjadi evangelis-evangelis yang luar biasa.

    P.S :

    Wow…. Amen.

    Thank You my God, Jesus. For confirming me. Help me to grow in You, grow inside me.

  • Ps Bernard Samuel : Sinergy – Good Reward

    Synergy

    Pengkotbah 4:9-12

    Hasil yang lebih baik akan didapatkan bila bersinergy. Tuhan sudah menempatkan di sekitar kita. Kej 2 : 18, Tuhan memberikan penolong yang sepadan bagi kita. Jagalah hubungan, bangun hubungan yang baik, merawat hubungan yang baik dengan semua orang yang Tuhan sudah tempatkan di sekitar kita.

    Ulangan 32:30 Berdua…10x lipat, bukan penjumlahan dari 1000 + 1000.

    1 Sam 14 : 1-23 Peperangan yang tampaknya sulit untuk ditaklukkan saat bersinergi maka akan mendapatkan kemenangan.

    4 Prinsip bagaimana memenangkan peperangan yang tak mungkin :

    1. 1 Sam 14 : 6 (mungkin Tuhan…) : Miliki Iman.

    Keyakinan yang Teguh bahwa Tuhanlah yang akan memberikan kemenangan. Saat Tuhan beserta kita, tak peduli modal kita berapa banyak, Tuhan pasti mampu memberikan kemenangan. Awali dengan benar, libatkan, mulailah segala sesuatu dengan Tuhan. Undang Tuhan untuk menyertai kita.

    2. 1 Sam 14 : 7 Kesepakatan.

    Boleh beda pendapat, tapi saat keputusan diambil oleh otoritas yang ada maka sepakat untuk mengerjakannya.

    Matius 18 : 19-20 selama kita memberontak, tidak sepakat maka berkat yang Tuhan sudah rencanakan akan tertunda.

    3. 1 Sam 14 : 8 Tanda (itulah tandanya…).

    Tanda itu hanya meneguhkan bahwa apa yang kita minta sudah dikabulkan.

    1 Sam 14 : 13-14 bertindak mengerjakan iman. Menjalankan nasihat. Action. Mulai dengan langkah kecil.

    1 Sam 14 : 15 – selesai….. Wow, dampaknya luar biasa, membayangkan kejadiannya sungguh amazing. Pekerjaan Tuhan luar biasa, hasil dari iman 2 orang yang bersinergi.

    Hati-hati Jebakan Sinergi (kalau tidak bersinergi), bacalah Matius 12:25.

    Words of Propechy : Kunci Keberhasilan dan Terobosan di hari mendatang adalah Sinergi dimana kita bergandengan tangan untuk bersatu mengerjakan panggilan Tuhan dalam semua aspek kehidupan kita meliputi area keluarga, pekerjaan, pelayanan, dan masyarakat. (Ps. Bernard)

  • Learn to be like God

    Nahum

    Apakah ada yang pernah membaca kitab Nahum ?

    Membacanya dengan penuh kesadaran ?

    Salut buat yang sudah pernah, apalagi yang sudah sering.

    Kitab Nahum itu sesudah Mikha. Nah kitab Mikha sesudah Yunus. Kalau kitab Yunus sudah banyak yang tahu ceritanya. Coba baca cerita lucu Yunus di tulisan saya sebelumnya deh.

    Saya suka membaca, salah satu topik bacaan kesukaan saya adalah leadership atau kepemimpinan. Itu karena saya selalu penasaran, saya selalu merasa kurang dalam cara-cara saya memimpin di kehidupan sehari-hari. Saya ingin menjadi pemimpin yang keren. Sampai tahun yang lalu saat saya meniatkan diri untuk pertama kali membaca Alkitab sampai selesai. Ternyata banyak sekali ilmu-ilmu kepemimpinan di dalamnya. Banyak sekali kisah kepemimpinan yang dilakukan oleh para Nabi dan Raja Israel (bisa dilihat dari tulisan-tulisan saya di awal 2017).

    Namun beberapa minggu terakhir saya menemukan hal baru yang luar biasa. Seharusnya figur utama yang saya contoh adalah Tuhan Allah Bapa sendiri. Dialah sumber segala sesuatu, bahkan sumber inspirasi. Karena Tuhan sendirilah yang memimpin bangsa Israel melalui Nabi dan Raja, walaupun seringkali para Raja tersebut tidak taat (sama dengan di pekerjaan kita kan).

    Hari ini pelajaran dari Tuhan ada 2. Sebagai seorang pemimpin :

    1. Pasal 1: 1a -> Tuhan itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah.
    2. Pasal 1:7-8a -> Tuhan itu baik; Ia adalah tempat pengungsian pada waktu kesusahan; Ia mengenal orang-orang yang berlindung kepada-Nya dan menyebrangkan mereka pada waktu banjir.

    Apakah saya sudah seperti itu? Tentunya masih jauh. Namun saya jadi tahu mana yang benar dan mana yang seharusnya saya lakukan.

    Belajar untuk menjadi pemimpin yang baik seperti Allah Bapa sendiri.

    Mari bacalah Alkitab anda untuk menggali lebih dalam bukan hanya ilmu kepemimpinan namun ilmu-ilmu kehidupan yang akan menuntun kita mendapatkan kebahagiaan dan damai sejahtera seumur hidup kita.