Dapat rhema apa hari ini?
Hari ini mendengarkan arahan Paulus kepada Timotius melalui suratnya yang pertama, bab 3 dan 4.
Ayat rhema hari ini:
Terutama di bab 4, saya mendapatkan prinsip-prinsip dalam melayani, terutama prinsip dalam membangun diri kita sendiri dalam rangka melayani dan memberitakan Injil.
1 Timotius 4:6 TB
https://bible.com/bible/306/1ti.4.6.TB
[6] Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini.
Dan di ayat-ayat selanjutnya Paulus menyampaikan beberapa hal terkait tugas Timotius dalam melayani, membangun dan memberitakan Injil.
Renungan
1. Kita harus mendidik diri kita dalam hal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat.
Itu berarti kita memang harus belajar, bagaimana ceritanya kita mau memberitakan Injil jika kita tidak tahu, tidak memahami Injil itu sendiri? Bagaimana kita mau menceritakan kebaikan Tuhan Yesus jika kita tidak pernah berusaha mengenal pribadiNya dan hidup bergantung kepadaNya?
2. Menjauhi takhayul dan dongeng nenek-nenek tua.
Takhayul dan dongeng nenek-nenek tua itu membuat kita bingung. Walaupun seperti hal-hal yang sederhana, tidak nyata, hanya khayalan, justru dapat meracuni pikiran dan hati kita. Bisa jadi iman kita melemah karena dari sekedar mendengar cerita takhayul dan dongeng menjadi mulai percaya sedikit-sedikit. Tutup kuping rapat-rapat agar jangan goyah iman kita.
3. Rajin beribadah
Ini ayat emas yang kita juga sering dengar:
Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang. – 1 Timotius 4:8 TB
Mungkin ada banyak orang yang menganggap remeh ibadah, ah itu hanya ritual saja. Bisa saja kita berpendapat seperti itu, itu karena kita tidak pernah sungguh-sungguh saat beribadah, pikirannya kemana-mana, sambil chat WA urusan pekerjaan, dan alasan lain-lain sehingga kita tidak pernah merasakan manfaat dan kegunaannya bagi diri kita. Sehingga kita tidak menganggap ibadah itu sebagai sesuatu yang penting.
4. Menjadi teladan
Dalam hal:
- Perkataan
- Tingkah laku
- Kasih
- Kesetiaan, dan
- Kesucian
Dengan senantiasa berusaha menjadi teladan dalam hal-hal tersebut, kita akan mendapatkan respect, rasa hormat dari siapa pun termasuk dari orang-orang yang secara usia mungkin lebih senior.
5. Bertekun dalam membaca Firman Tuhan.
Nahhh… kembali lagi ke Alkitab. Tidak bisa tidak karena Firman Tuhan adalah sumber dari segala sumber jika kita ingin membangun dan menjaga diri kita sebelum membangun dan mengajar orang lain. Firman Tuhan inilah yang akan memperkaya hidup kita dengan hikmat, yang akan menuntun kita dalam menjalani proses transformasi diri, transformasi karakter kita agar semakin serupa dengan Tuhan.
Harapan dan Doa
Ya Tuhan jangan lepaskan tangan kami ya Tuhan, agar kami jangan sampai terseret arus dunia ini. Biarlah kami tampak bodoh karena tidak mengikuti trend dunia, tapi berikan kami hikmat agar kami semakin sejalan dengan trendMu ya Tuhan.
Amen
