Renungan Kitab Mazmur 1 (TB)
Mazmur 1 mengajarkan kepada kita tentang Jalan, yaitu ada 2 jalan, jalan orang berdosa atau jalan orang fasik (ay.1 dan ay.6) dan jalan orang benar (ay.6).
Jika kita membaca versi NIV – New International Version, kita bisa melihat bahwa ada 2 jalan: The Way of The Righteous dan The Way of The Wicked.
Namun bukan hanya tentang jalan itu sendiri, di pasal ini terutama berbicara tentang bagaimana kita berjalan, bagaimana kita hidup, karena arti the way of dalam bahasa Inggris bisa juga berarti “cara” atau “ala”. Jadi di pasal 1 ini kita bisa melihat cara berjalan/ cara hidup ala orang benar dan cara berjalan/ cara hidup ala orang fasik/ orang berdosa.
Raja Daud bermazmur lagi tentang jalan pada pasal 17:4
Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan; langkahku tetap mengikuti jejak-Mu, kakiku tidak goyang.
Mazmur 17:4-5 TB
https://bible.com/id/bible/306/psa.17.4-5.TB
Bagaimana berjalan/ hidup ala orang fasik?
- Menuruti nasihat orang fasik (ay.1)
- Berdiri di jalan orang berdosa (memilih/ mengikuti jalan orang berdosa) (ay.1)
- Berkumpul dengan orang-orang yang suka mencemooh.
Lalu bagaimana berjalan/ hidup ala orang benar?
- Bukan poin no. 1 di atas.
- Bukan poin no. 2 di atas.
- Bukan poin no. 3 di atas.
- Suka dengan Taurat Tuhan/ Firman Tuhan, bukan hanya suka namun suka sekali sampai memikirkan dan merenungkan Firman Tuhan setiap waktu/ siang dan malam.
Apa untungnya berjalan/ hidup ala orang benar?
“Apa saja yang diperbuatnya berhasil.” Apa saja yang dikerjakannya akan berhasil karena Tuhan mengenal orang benar, Tuhan menyertai orang benar, Tuhan watches over alias mengawasi/ menjagai orang yang hidup dengan cara yang benar.
Siapa yang sudah mulai lelah dengan kehidupan ini? Yang merasa kehidupan ini sungguh luar biasa beratnya.
Masih ada harapan.
Mari kita balik arah, tinggalkan, lepaskan 3 poin di atas. Tidak mudah memang, pasti sangat berat untuk berbalik arah, tapi Tuhan dan Roh Kudus pasti akan memampukan.
Sambil berbalik arah, ayo kita paksa diri kita untuk melakukan poin ke-4. Harus memaksa diri dengan kuat, sekuat kita berbalik arah, agar kita jangan berputar 360 derajat alias kembali pada jalan semula, agar arah yang kita pilih benar-benar benar.
Akan sangat baik bila bapak/ibu berada dalam Gereja, berada dalam komunitas rohani yang menyertai bapak/ibu dalam menjalani proses ini, yang juga akan menyertai kita dalam perjalanan kehidupan kita. Temukan Gereja dan komunitas rohani dimana bapak ibu bisa bertumbuh, tertanamlah di dalamnya (jangan pindah-pindah), setialah dan berkomitmen di dalamnya.
Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amin