Banyak dari kita pernah membaca tulisan atau mendengar khotbah atau mungkin bahkan terlibat dalam suatu diskusi yang seringkali justru menjurus ke perdebatan baik langsung atau di media sosial (Facebook, Instagram, dan Twitter) tentang siapa sebenarnya Yesus itu ?

Karena memang kehadiranNya di dunia ini menjadi kontroversi. Jauh sebelum Ia hadir menjadi tokoh yang dinanti-nantikan karena diharapkan akan menyelamatkan dan membawa kejayaan Israel dari antara bangsa-bangsa.

Saat Ia hadir ternyata tidak sesuai ekspektasi orang Israel, apalagi para pemuka, pejabat yang justru merasa terancam dengan kehadiran Yesus. Oleh karenanya wajar saja banyak sekali cerita, gambaran yang dibangun oleh orang-orang yang punya kepentingan yang merasa terancam dengan Yesus.

Kitab Ibrani Pasal 1 ini ingin meyakinkan kita kembali tentang siapa sebenarnya Yesus. Meyakinkan kembali.

Disebutkan Yesus itu adalah :

  1. Anak Allah
  2. Cahaya Kemuliaan Allah
  3. Gambar wujud Allah
  4. Ia yang akan melakukan pencucian dosa
  5. Ia yang akan duduk di sebelah kanan Allah
  6. Ia lebih tinggi dari para malaikat
  7. Dan sebagainya.

Semua setuju ya ?

Saya pikir kita semua sudah tahu dan menyadari atau mengakui itu semua.

Tapi kemudian saya berpikir, terus apa hubungannya dengan kehidupan saya ?

So what ? What is in it for me ? Apa gunanya ? Apakah itu sesuatu yang spesial yang luar biasa untuk saya ? Apakah hidup saya akan benar – benar berubah jadi lebih baik ? Apakah saya akan makmur, kaya, dan sejahtera ? Atau hanya begitu – begitu saja ? Just so so ?

Pemahaman atau pengenalan siapa Yesus akan sangat berbeda-beda setiap orang. Sangat individual. Bahkan walaupun seberapa dekatnya kita, menurut saya pasti akan ada perbedaan.

Dan pengenalan akan Yesus itulah yang akan menentukan apa yang akan kita lakukan atau kerjakan di dalam hubungan itu.

PS. Pasti beda dong, sikap dengan orang lain yang kita hanya tahu vs kenal vs dekat vs dekat banget. Ya kan, ya kan ?

Buat saya,

1. Yesus adalah my personal Guide. Sejak kecil saya selalu punya perasaan kalau hidup saya itu dituntun. Banyak de ja vu dan buat saya itulah tuntunan Tuhan. Banyak keputusan penting yang saya ambil dalam keluarga hanya dengan modal “yakin”. Yakin kalau Tuhan pasti akan jaga saya, jaga kami.

2. Yesus adalah my advisor. Walaupun seringkali saya tidak minta pendapatNya. Padahal kita semua tahu kalau Dia suka sekali dijadikan tempat konsultasi, tempat curhat di semua keadaan, bukan hanya sewaktu semua sudah kusut.

3. Yesus adalah my Everything. Sebenarnya tidak tepat saya menyebutkan hal ini. Memalukan lebih tepatnya, karena saya tidak selalu, boleh dibilang juga jarang sekali menempatkan Dia di atas segalanya. Tapi “everything” adalah satu kata terakhir yang muncul dalam pikiran saya saat menulis ini.

Saya sendiri masih jauh dari baik. Saya masih seringkali jatuh dalam dosa. Walaupun sudah tak terhingga jumlahnya mengalami penyertaan Tuhan.

Buat Anda, Bapak / Ibu Siapakah Yesus itu ?

Kalau pagi ini dikala saat teduh atau malam nanti sebelum tertidur Yesus datang dan bertanya seperti kepada Petrus, “Siapakah Aku ini ?”

Apakah jawaban anda ?

What will be your answer ?

Quote of the week

“Berbahagialah orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan yang merenungkan taurat itu siang dan malam.”

~ Mazmur 1

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari Kucinta Alkitabku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca