Pernahkah anda melakukan Doa Puasa ?
Bagaimana perasaan Anda ?
Apakah Anda mengalami sesuatu yang spesial ? Sesuatu yang supranatural ?
Apakah tujuan atau yang Anda inginkan menjadi kenyataan ?
Pertanyaan diatas adalah sebagian dari pertanyaan-pertanyaan yang timbul saat saya membaca kembali tulisan Pdm. Yenny Verodika di Kata Pengantar Buku Tuntunan Gerakan Doa Puasa “Mengenal Roh Kudus” 21 Hari.
Saya pernah puasa. Namun hanya beberapa kali puasa saya yang tuntas dari sekian banyak niatan gerakan doa puasa yang saya jalani.
Biasanya jarang sekali kita membaca buku bagian Kata Pengantar. Karena biasanya kita merasa bahwa ahhh paling hanya begitu-begitu saja.
Namun, saat saya membaca tulisan pdm Yenny Verodika, tulisan beliau menggugah saya untuk membaca bagian berikutnya – tips berpuasa yang efektif.
Disitulah saya menyadari penyebab kegagalan saya menjalankan gerakan doa puasa saya sebelum-sebelumnya. Mengapa saya tidak tuntas menjalankan komitmen saya.
Penyebab kegagalan saya dalam Gerakan Doa Puasa :
1. Tidak memiliki Tujuan yang KUAT.
Sama seperti dalam hidup sehari-hari, tujuan yang kuat adalah Pondasi, Api semangat yang akan menjaga momentum kita saat kita menghadapi godaan-godaan saat berpuasa.
Apakah Anda berpuasa untuk mengenal Tuhan lebih lagi ?
Apakah Anda berpuasa untuk kepentingan Anda atau keluarga Anda ?
Apakah Anda berpuasa untuk mengalami sebuah terobosan ?
Apa tujuan doa puasa kita masing-masing ?
Apa yang ingin kita capai ?
2. Tidak punya WHY atau Alasan yang KUAT.
Pertanyaan-pertanyaan yang kita harus tanyakan ke diri kita sendiri saat kita akan menjalani atau memulai Gerakan Doa Puasa :
Mengapa kita melakukan Doa Puasa ?
Apa yang tengah terjadi dalam kehidupan kita ?
Apakah kita sedang mengalami pergumulan ?
Apakah ada orang lain yang sedang mengalami pergumulan dan kita terdorong untuk mendukungnya ?
Seberapa pentingnya, seberapa bermaknanya pergumulan tersebut ?
Apakah yang akan terjadi dalam hidup kita kalau pergumulan itu tetap ada ?
3. Tidak tahu cara berpuasa yang efektif.
Sepertinya lucu ya. Berpuasa itu kan ya seperti itulah, prinsipnya menahan godaan, menahan lapar dan haus (kalau tanpa minum juga). Hehehehe…
Tapi ternyata banyak kegagalan terjadi karena kita tidak tahu cara yang benar.
Kegagalan-kegagalan itu cepat atau lambat akan membentuk suara dalam pikiran kita bahwa kita akan selalu gagal saat kita akan memulai gerakan baru. Berbahaya.
Maka dari itu walaupun kelihatannya simple, sederhana kita perlu tuntunan, tips sukses agar niatan yang baik ini bisa berhasil.
Kita harus berhasil walaupun hanya puasa yang sederhana.
2 hal diatas adalah salah satu dari 6 tips berpuasa yang efektif.
Ayo, definisikan Alasan dan Tujuan anda saat berpuasa agar puasa anda berhasil.
