Kelahiran Messias ke dunia tidak seluruhnya disambut gembira oleh orang-orang yang mengetahuinya, justru ada yang tidak suka karena merasa posisinya jadi terancam.
“Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.”
https://bible.com/bible/306/mat.2.16.TB
Matius 2:16 TB
Apapun yang direncanakan sejak awal setelah mengetahui informasi kelahiran Mesias dari para orang majus itu, dan juga dikonfirmasi dari para ahli taurat, itu pastilah bukan sesuatu yang baik, yang merupakan bentuk sukacita.
Herodes merasa terancam posisi dan kedudukannya saat ia mengetahui Mesias lahir. Yang pasti ia takut bahwa ada raja yang lebih besar dan kuat yang sudah diramalkan sejak ratusan bahkan mungkin ribuan tahun lalu.
Saat ada suatu kenyamanan yang kita rasakan seperti akan direnggut dari kita, maka manusia daging kita pasti akan menghindarinya bahkan menolak jauh-jauh.
Dalam hidup ini, tidak selalu dalam bentuk Tuhan yang datang di hadapan kita secara visual. Namun Tuhan bisa datang dalam bentuk Firman yang mengarahkan kita kepada suatu hal yang baru, yang mungkin pada saat itu kita berpikir itu merupakan sesuatu hal yang akan menyulitkan atau menyusahkan hidup kita.
Padahal Firman Tuhan itu adalah tuntunan hidup yang akan membawa kita pada hidup berkemenangan. Namun karena kita takut tidak enak/nyaman, kita menolak itu semua. Bahkan saat kita sedang dalam kesukaran atau penderitaan seringkali kita menolak tuntunan, kita menolak mengikuti Firman Tuhan yang akan membawa kita mengikuti rencana untuk menuju kepada janji Tuhan. atas hidup kita. Itulah mengapa Tuhan Yesus berdoa meminta kepada Bapa agar mengampuni orang-orang yang terlibat dalam penyalibanNya, karena Tuhan Yesus tahu mereka tidak tahu, mereka tidak mau menerima figur Yesus yang tidak sesuai dengan apa yang mereka bayangkan selama ini.
Bagi kita yang sedang berjalan bersama dengan Tuhan, siapkan hati selalu untuk terbuka ata semua tuntunan Tuhan. Perkataan, perintah, dan bahkan laranganNya harus kita pahami, renungkan, dan jalankan dalam kehidupan kita sehari-hari.
Agar rencana dan janji Tuhan benar-benar terwujud dalam hidup kita. Izinkan Tuhan masuk ke dalam hati kita dan menguasai hidup kita.
Doa
Ya Tuhan,
Kami seringkali menolak Engkau saat Firmanmu mengarahkan kami kepada hal-hal yang menjauhkan kami dari sesuatu yang sudah nyaman bagi kami.
Kuasai kami Tuhan, pegang erat tangan kami dan tarik kami saja Tuhan jika kami ragu atau takut.
Dalam nama Tuhan Yesus,
Amin
