Tuhan akan segera datang, bersiap-siaplah. Mari kita mempersiapkan diri kita untuk siap dan pantas menyambut kedatangan Tuhan terutama kedatangan Tuhan di dalam hati kita.

‘ Di atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka ada menyerupai takhta yang kelihatannya seperti permata lazurit; dan di atas yang menyerupai takhta itu ada yang kelihatan seperti rupa manusia. Dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke atas aku lihat seperti suasa mengkilat dan seperti api yang ditudungi sekelilingnya; dan dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke bawah aku lihat seperti api yang dikelilingi sinar. Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya. Begitulah kelihatan gambar kemuliaan Tuhan . Tatkala aku melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang berfirman.
Yehezkiel 1:26-28

https://www.bible.com/id/bible/306/EZK.1.26-28

Pada saat Tuhan datang, atau pada saat Tuhan memanggil anda untuk pulang apakah anda siap? Apalagi dengan latar belakang anda sebagai seorang kristiani yang sangat memahami bahwa akan ada api pencucian, api pemurnian, ada neraka yang mana bisa saja kita menuju ke sana dan bukan menuju ke surga ke rumah Bapa. Terutama apabila anda masih saja hidup di dalam dosa. Anda masih terikat dengan dosa-dosa sampai dengan hari ini.

Apapun ilustrasi yang digambarkan dalam Alkitab tentang bagaimana kedatangan Tuhan, hendaknya kita tidak sibuk dengan mencari atau melihat pertanda luar. Akan jauh lebih baik jika kita menyiapkan diri kita, menyiapkan hati kita agar jangan sampai kita ditemukan sedang dalam gelimang dosa.

Tidakkah anda ingin untuk berjalan-jalan bersama dengan Tuhan seperti Adam di taman Eden? Bercerita, ngobrol, dimana Adam saat itu masih murni, tidak ada pemikiran-pemikiran ataupun perasaan yang mengganjal. Hanya ada perasaan damai dan bahagia. DIbandingkan kondisi anda saat ini yang dipenuhi dengan kekalutan, kekecewaan, kesedihan, rasa cemas, tertekan, stress, bahkan depresi. Anda ingin keluar dari semua itu namun anda tidak tahu bagaimana caranya.

Mari kita memulai dengan menundukkan hati kita dan segala pikiran-pikiran kita dibawah kakiNya, dan marilah kita mendengarkan dan merenungkan setiap perkataanNya. Bangun kebiasaan dan disiplin rohani, karena hanya kasih karunia Tuhan sajalah yang akan dapat membebaskan kita dari semua belenggu dosa-dosa itu.

Jika anda ingin dipakai Tuhan lebih lagi maka anda harus dibebaskan dari setiap belenggu dosa, agar jangan sampai ada yang menahan anda untuk bekerja melayani Tuhan, bagi kemuliaan Tuhan.

Doa:

Ya Tuhan, inilah anakMu yang kotor bergelimang dosa. Aku mohon kepadaMu ya Tuhan lepaskanlah aku dari ikatan-ikatan dosa ini, lepaskan aku dari belenggu rantai besar berkarat yang bukan hanya mengikat kakiku, namun mengikat seluruh tubuhku sampai hampir mencekikku. Bebaskanlah aku ya Tuhan, tolong aku ya Tuhan. Jangan biarkan aku jatuh terhilang dari hadapanMu. Aku mau kembali Tuhan, kembali kepadaMu. Bebaskan aku ya Tuhan, tuntunlah hidupku.

Dalam nama Tuhan Yesus.

Amin

Quote of the week

“Berbahagialah orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan yang merenungkan taurat itu siang dan malam.”

~ Mazmur 1

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari Kucinta Alkitabku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca