Mazmur pasal 3 adalah Mazmur Daud saat ia lari dari Absalom anaknya. Di edisi bahasa Indonesia – terjemahan baru diberi judul Nyanyian pagi menghadapi musuh.

Di awal ekspektasi saya pasal 3 ini akan panjang, namun ternyata hanya 9 ayat, menarik.

Mari kita baca terlebih dahulu Mazmur 3.

Yang menjadi ayat rhema kita hari ini adalah:

‭Mazmur 3:5-6 TB‬
[5] Dengan nyaring aku berseru kepada Tuhan, dan Ia menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus.

Sela

[6] Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab Tuhan menopang aku!

https://bible.com/bible/306/psa.3.5-6.TB

Saat membaca dan merenungkan pasal ini ada satu kata yang menjadi rhema bagi kita yaitu iman.

Kenapa iman?

Ditengah situasi yang tidak nyaman, tidak mengenakkan, bahkan mungkin mengesalkan, bisa dirasakan ada ketenangan di dalam hatinya.

Dikejar mau dibunuh oleh anak kandungnya sendiri pasti sangat berat rasanya. Stressnya pasti besar sekali. Dikhianati oleh anaknya sendiri.

Agak berbeda pada saat Daud di masa pelarian dari Saul.

Daud tetap bergantung pada Tuhan, memohon pertolonganNya, namun kali ini Daud juga lebih tenang.

Jika hidup kita senantiasa bergantung pada Tuhan dan mengandalkan Tuhan maka ketenangan hati akan selalu ada. Mungkin tidak 100%, namun yang pasti kita akan selalu punya harapan bahwa Tuhan akan membukakan jalan bagi hidup kita.

Doa

Terimakasih Tuhan untuk segala yang tlah Kau lakukan untuk aku dan keluargaku selama ini.

Seringkali kami memang tidak paham terutama bila kesusahan terjadi, namun kami tetap percaya bahwa semua akan baik pada waktunya.

Terimakasih Tuhan.

Amen.

Nb. Jika anda merasa terinspirasi dan ingin mendapatkan update, anda bisa klik tombol berlangganan.

Image by Racool_studio on Freepik

Quote of the week

“Berbahagialah orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan yang merenungkan taurat itu siang dan malam.”

~ Mazmur 1

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari Kucinta Alkitabku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca