Sadarkah kita bahwa Tuhan itu begitu merindukan waktu untuk bersama-sama kita?
Sadarkah kita bahwa Tuhan itu ingin selalu bareng sama kita?
Lebih dari sekedar memberikan apa yang kita butuhkan.
Yuk kita baca Firman Tuhan hari ini dari Kitab Wahyu 3:14-22.
Yang menjadi ayat rhema kita adalah:

[20] Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
Mengapa situasinya bukan sebaliknya? Tuhan menunggu di dalam ada orang yang mengetok-ketok pintu maka akan dibukakan dan dijamu makan bersama-sama dengan Tuhan? Disini Tuhan ingin menunjukkan betapa Tuhan ingin bersama-sama dengan kita. Tuhan sebagai pribadi sendiri ingin bareng dengan kita.
Namun yang jadi masalah adalah jika kita tidak membuka pintu hati kita untuk Tuhan.
Mengapa kita bisa tidak membukakan pintu?
Tuhan tidak hanya sekedar mengetok pintu sepertinya, melainkan Tuhan juga memanggil kita. Sayangnya ada kondisi-kondisi dimana kita tidak mendengar nama kita dipanggil-panggil Tuhan.
Beberapa sebagai berikut:
1. Kita sedang sibuk
Ya, sedang sibuk seringkali membuat kita tidak mendengar kalau ada orang yang memanggil kita, antara terlalu kompleks masalah sehingga kita fokus disitu untuk membereskan atau terlalu menggairahkan sehingga kita juga tidak dengar suara orang yang memanggil kita.
2. Tidak kenal dan takut.
Bisa jadi karena kita tidak mengenal suara orang yang mengetok pintu dan memanggil kita membuat kita menjadi takut, sehingga tidak membukakan pintu.
3. Sedang menutup diri
Bisa jadi kita memang sedang menutup diri, tidak ingin diganggu oleh siapa pun. Mungkin karena sedang ada masalah, mungkin karena sedang malas berurusan dengan orang lain, mungkin karena ingin “me time” – nonton, sosial media, dll.
Dan tentunya ada hal-hal lain lagi yang menyebabkan kita tidak membukakan pintu bagi Tuhan.
Ayat rhema ini membuat saya merenung, apakah dalam keseharian saya itu saya seringkali terlalu sibuk, atau sedang takut, malas, sedang mau menyendiri saja? Sehingga mungkin kita memasang signage “do not disturb” di pintu hati kita.
Atau…. saya tidak kenal suaraNya Tuhan…. Saya tidak tahu kalau selama ini Tuhan sudah ketok-ketok sambil memanggil nama saya?
Doa:
Ya Tuhan, maafkan aku kalau selama ini aku tidak mengenali suaraMu, maafkan aku kalau selama ini aku terlalu sibuk, ketakutan sendiri, atau bermalas-malasan sendiri.
Ajari aku Tuhan agar semakin hari semakin mengenal Engkau, mengenal isi hatiMu sehingga dimanapun dan kapanpun aku bisa mengenali kehadiranMu di dalam hidupku ini.
Jangan tinggalkan aku ya Tuhan.
Jangan lepaskan.
Karena aku tidak bisa hidup tanpa penyertaanMu.
Amen
