Dapat rhema apa hari ini?
1 Tesalonika 5:19 TB
Janganlah padamkan Roh,
https://bible.com/bible/306/1th.5.19.TB
Mengapa Paulus sampai menuliskan pesan ini dalam suratnya kepada jemaat di Tesalonika?
Pada dasarnya, Roh Kudus yang tinggal di dalam hati kita senantiasa menuntun setiap langkah kita, baik dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatan. Dan tentunya menuntun kita untuk sesuatu hal yang baik yang berkenan bagi Tuhan.
Namun seringkali memang kita mengabaikan Roh Kudus, dan bukan hanya mengabaikan juga menekan agar Roh Kudus tidak banyak bicara. Padahal seperti kata Tuhan Yesus, Roh Kudus ini adalah Sang Penolong yang akan menolong kita dan membantu kita, hanya kita yang seringkali sadar tidak sadar memilih untuk menggunakan akal kepintaran kita sendiri.
Mungkin memang ada sebagian orang yang tidak tahu bagaimana mengakses Roh Kudus yang ada dalam dirinya, namun banyak yang sudah tahu tetap saja lebih suka mengandalkan pikirannya sendiri, logikanya sendiri. Sangatlah disayangkan, karena kita akan jadi sangat rentan untuk menjadi korban tipu daya iblis.
Alih-alih jangan memadamkan Roh Kudus, mengapa kita tidak mengoptimalkan sekalian Roh Kudus yang sudah Tuhan berikan kepada kita, dan yang sudah kita terima? Kita full bergantung kepadaNya, meminta petunjuk, arahan, solusi, karena sesungguhnya Roh Kudus adalah Tuhan, yang ada dalam setiap hati manusia yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Hendaknya kita mencari jawaban dahulu (terutama) pada Roh Kudus, agar kalau memang kita perlu mencari di mesin pencari (google, bing, chat gpt, AI, dan lain-lain) kita pun mencari dalam tuntunan Roh Kudus agar hasil yang keluar dari mesin pencari tersebut berkenan bagi Tuhan, dan hasil pencarian kita itupun haruslah kita tanyakan dan doakan pada Tuhan agar jangan sampai kita salah langkah dan jadi tersesat.
Yang pertama-tama kita lakukan untuk bisa mengakses Roh Kudus adalah: membangun hubungan denganNya, melalui hal-hal yang selama ini selalu diingatkan membaca Firman Tuhan, merenungkan Firman Tuhan, berdoa, dan mengucap syukur. Sama seperti jika kita ingin mengenal pribadi seseorang, ingin dikenal dan dipercaya maka kita akan mengupayakan untuk bertemu dan berkomunikasi atau bahkan bekerja bersama, tidak berbeda jika kita ingin mengenal pribadi Roh Kudus.
Saat hubungan kita dengan Roh Kudus sudah terbangun maka kapan saja kita memerlukan bantuan, bertanya, Roh Kudus akan menolong. Dan jika kita pada satu titik terus membangun hubungan dan bergantung kepadaNya, maka tanpa disadari kita akan menjadi satu di dalamNya, di dalam Roh Kudus, sehingga apapun yang kita jalani semuanya dalam tuntunan dan penyertaan Roh Kudus.
Maka dari itu marilah kita jangan sia-siakan Roh Kudus sang penolong, sang penghibur, yang memberikan damai sejahtera dan sukacita yang sudah diberikan Tuhan kepada kita masing-masing anak-anakNya.
Semoga hidup kita hari-hari yang akan datang bisa terus berbuah lebih banyak lagi.
Amen.
