Halo, dapat rhema apa hari ini?

Hari ini saya dapat banyak rhema dari 1 pasal yang saya baca, yaitu dari Surat Paulus kepada jemaat di Filipi, pasal yang pertama.

Ayat rhema kita hari ini:

Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.

Filipi 1:6 (TB)

Renungan, mari kita merenungkan ayat ini:

Pada saat membaca ayat ini, perasaan saya tertuju pada kalimat: “yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu”, ternyata Tuhanlah yang memulai setiap pekerjaan yang baik. Seharusnya juga bukan karena kita pintar atau smart, namun karena Tuhan bekerja, karena Roh Kudus bekerja di antara kita. Yang menginisiasi, yang memulai setiap pekerjaan baik itu ternyata Tuhan sendiri.

Pekerjaan baik itu Tuhan mulai di antara kita, mungkin itu maksudnya bahwa bukan ditujukan untuk diri kita semata, namun juga ditujukan untuk orang-orang lain di sekitar kita. Sehingga jika kita memiliki ide baik, untuk suatu pekerjaan baik maka seharusnya yang Tuhan rencanakan kebaikan itu bukan hanya untuk diri kita sendiri atau keluarga kita sendiri. Karena Tuhan ingin buah yang dihasilkan itu juga bagi orang-orang lain di sekitar kita.

Dan jika pekerjaan baik itu memang direncanakan oleh Tuhan maka Tuhan tidak akan berhenti di tengah jalan, Tuhan akan meneruskannya sampai dengan tuntas, sampai dengan memberikan buah bagi banyak orang. seringkali kita dalam pekerjaan mengalami kondisi stuck, atau mentok bahasa jawa-nya. Tuhan pasti punya orang lain, atau cara lain yang seringkali tidak terpikir oleh kita agar kondisi tersebut bisa terurai bisa kembali berjalan. Tuhan memulai pekerjaan baik di antara kita, jadi ada orang lain seharusnya.

Apa yang bisa kita ambil untuk kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari?

  1. Senantiasa memulai hari, memulai aktifitas, memulai pekerjaan dengan doa, meminta Tuhan untuk turut bekerja ditengah-tengah kita. Agar hari kita, aktifitas kita, maupun pekerjaan kita baik adanya di mata Tuhan.
  2. Meminta tuntunan Tuhan saat menjalani hari, saat menjalankan aktifitas, saat dalam pekerjaan. Pikiran kita juga senantiasa tertuju ada Tuhan. Tujuan dari pekerjaan kita adalah hanya untuk kemuliaan nama Tuhan.
  3. Saat dalam kondisi buntu, minta petunjuk dari Tuhan apa, siapa, dan bagaimana agar bisa menembus atau keluar dari kebuntuan itu.

Harapan dan doa:

Ya Tuhan kami bersyukur, kami diingatkan bahwa Engkaulah yang memulai setiap pekerjaan baik ditengah-tengah kami.

Sertai kami selalu yaTuhan dalam setiap langkah, setiap proses, bhakan disaat kami merasa tidak ada lagi jalan keluar, kami percaya Engkau akan memberikan jalan. Berikan kami mata hati, telinga hati agar kami dapat melihat jalanMu, agar kami dapat mendengar petunjukMu, dan terlebih lagi berikan kami hati dan pikiran yang terbuka kepadaMu agar jangan sampai kami justru menolak Engkau ya Tuhan.

Kami mau setiap aktifitas kami, dan setiap pekerjaan kami berbuah baik yang akan membawa jiwa-jiwa yang hilang kembali kepadaMu.

Amin

Quote of the week

“Berbahagialah orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan yang merenungkan taurat itu siang dan malam.”

~ Mazmur 1

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari Kucinta Alkitabku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca