Dapat rhema apa hari ini?
Hari ini tugas saya sharing rhema yang saya dapatkan dari Roma 9-10.
Ayat rhema saya hari ini:
Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendaki-Nya.
Roma 9:18 (TB)
Renungan saya hari ini:
Kasihanilah mereka yang Tuhan tegarkan hatinya. Ya benar, kasihanilah mereka yang Tuhan tegarkan hatinya.
Seringkali di berbagai keadaan kita bertemu dengan orang-orang yang begitu keras, begitu tegar hatinya tidak mau berubah baik dari cara pikir, sikap, dan bahkan perbuatan untuk berbalik dari hal-hal yang tidak berkenan di mata Tuhan. Bukan cuma mereka yang melakukan dosa, namun yang mungkin menurut kita hidupnya biasa-biasa saja namun di saat kita mengajak mereka untuk lebih berkomitmen kepada Tuhan mereka tidak menanggapinya sama sekali.
Jangan kesal, karena mungkin memang Tuhan-lah yang menegarkan atau mengeraskan hati mereka sehingga mereka tidak menanggapi ajakan kita. Jangan kesal, namun kasihanilah mereka, feel sorry for them, dan justru jangan tinggalkan mereka. Memang lelah rasanya berulang kali mengingatkan mereka, memberi tahu mereka, namun jangan tinggalkan mereka. Mungkin kita bisa menjaga jarak sementara waktu, dan bawalah mereka dalam doa-doa kita di hadapan Tuhan, agar Tuhan yang melembutkan hati mereka, agar Tuhan yang memberikan pengertian yang baru, agar Tuhan mengutus orang-orang yang mungkin bisa masuk di pikiran dan hati mereka.
Sebab Ia berfirman kepada Musa:
”Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan
dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”
Roma 9:10 (TB)
Kiranya Tuhan mau bermurah hati dan berbelas kasihan kepada kita yang membawa mereka dalam doa-doa kita kepada Tuhan.
Aplikasi dalam kehidupan kita:
Apakah ada orang-orang di sekitar kita yang hidupnya masih jauh dari Tuhan?
Apakah ada orang-orang di sekitar kita yang sulit sekali untuk kita masuk memberitakan Firman Tuhan?
Apakah kita juga seringkali merasa sulit untuk hidup benar, untuk menerima masukan dari Tuhan?
Mari kita bawa dalam doa-doa kita yuk, agar doa-doa kita tidak semata-mata doa untuk diri kita dan pergumulan diri kita sendiri. Ini saatnya kita belajar untuk memiliki hati seperti hati Tuhan yang begitu penuh kasih.
Harapan dan Doa:
Semoga dengan menjalankan praktik ini, selain Tuhan melembutkan hati-hati orang yang begitu tegar menurut kami, Tuhan juga melembutkan hati kami, memberikan kami pengertian dan pemahaman yang baru, dan yang lebih penting membuat kami semakin mengerti hatiMu ya Tuhan, membuat kami semakin mencintai Engkau ya Tuhan.
Amen