Renungan dan rhema dari saat teduh Matius 20 tentang Permintaan ibu Yakobus dan Yohanes. John and James’ mother.
Ayat Rhema
Matius 20:20-21 TB
https://bible.com/bible/306/mat.20.21.TB
[20] Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya. [21] Kata Yesus: ”Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya: ”Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.”
Renungan
Tidak apa-apa meminta.
Ya, apalagi meminta sesuatu hal yang ibaratnya mustahil. Namun kita tidak akan pernah tahu permintaan itu tidak bisa dikabulkan sampai kita memintanya.
Belajar dari ibu yakobus dan yohanes, betapa ia menginginkan yang terbaik bagi kedua anaknya yang menyerahkan hidupnya bagi Tuhan.
Ah, saya membayangkan situasinya pada saat itu. Di suatu ruangan tengah dimana Yesus sedang berkumpul bersama murid-muridNya, kemudian ibu ini masuk diiringi kedua anaknya, Yohanes dan Yakobus, kemudian duduk bersimpuh di tanah dan sujud meminta kepada Tuhan. Pasti semua orang akan melihat mereka. Suatu hal yang penuh resiko mempermalukan diri mungkin menurut sebagian orang. Namun tindakan ini benar-benar dorongan dari hati seorang ibu yang ingin kedua anaknya mendapatkan yang terbaik. Hati ibu yang percaya dan mengakui Yesus sebagai Tuhan yang hidup. Tidak banyak orang yang punya hati dan berani seperti ibu ini. Ini adalah bentuk dari iman, bentuk dari pengakuan siapa Yesus bagi mereka.
Dan yang saya sedang bayangkan, bagaimana ekspresi Tuhan Yesus pada saat itu ya? Saya membayangkan bagaimana Tuhan tersenyum, tersenyum karena keluguan dan kepolosan ibu ini, tersenyum karena walaupun ibu ini dan Yohanes serta Yakobus tidak benar-benar tahu apa yang mereka minta, mereka berani meminta. Tersenyum karena tindakan ini menunjukkan betapa mereka sungguh mencintai Tuhan. Dan Tuhan pasti menjawab mereka dengan lembut, berusaha memberi mereka pengertian.
Meminta, mengajukan permohonan kepada Tuhan itu oke loh. Oke banget. Tidak perlu kuatir seaneh apa pun permohonan kita itu, asalkan bukan yang mengarah pada dosa. Tuhan pasti akan memberikan pengertian kepada kita. Jika kita benar-benar mengasihi Tuhan, maka mintalah bantuan apa yang menjadi pergumulan kita, mintalah visi dan misi untuk hidup kita, untuk masa depan kita. Mintalah kekuatan dan keberanian untuk terus berjalan dan melangkah dalam pengenalan akan Tuhan.
Wow… Tuhan betapa aku mengasihi-Mu.
Aplikasi
Taruh di hati kita, bahwa Tuhan itu baik sekali, super baik, teramat baik. Bahkan tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan betapa baiknya Tuhan.
Kasihilah Tuhan dengan segenap hati, segenap budi, akal, pikiran. Sampai Tuhan benar-benar menjadi fokus hidup kita. Sampai setiap waktu yang kita pikirkan hanya Tuhan.
Mintalah, mintalah untuk boleh duduk bersama Tuhan di akhir zaman nanti, mintalah kalau tidak bisa di sebelah kanan atau kiri Tuhan setidaknya duduk dalam ruangan yang sama itu jauh, jauh lebih dari cukup karena saya sadar jika saya orang berdosa yang aslinya tidak layak dan tidak pantas. Tapi karena saya ini anak Tuhan, justru aslinya kita itu layak dan pantas duduk di sebelah Tuhan. Jangan sampai hilang, jangan sampai kita ketinggalan kereta pulang ke rumah Bapa karena kita berkutat hidup dalam pikiran, kedagingan, dan kesibukan duniawi kita.
Harapan dan Doa
Semoga kita bisa bareng-bareng ya, duduk di rumah Tuhan. Menikmati pesta yang Tuhan selenggarakan di rumahNya.
Amen.