Rhema dan renungan dari saat teduh pribadi – Matius 16 tentang pemberitahuan tentang penderitaan Yesus dan syarat mengikuti Dia.

Ayat Rhema

‭‭Matthew‬ ‭16:24‭-‬26‬ ‭NIV‬‬


[24] Then Jesus said to his disciples, “Whoever wants to be my disciple must deny themselves and take up their cross and follow me.

[25] For whoever wants to save their life will lose it, but whoever loses their life for me will find it.

[26] What good will it be for someone to gain the whole world, yet forfeit their soul? Or what can anyone give in exchange for their soul?

https://matthew.bible/matthew-16-24

Renungan

1. Menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Tuhan. Ini satu paket, jangan dipisah-pisahkan agar konteksnya selalu jelas. Menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Tuhan itu berarti mengalahkan kedagingan kita untuk hidup sesuai dengan Firman Tuhan. Mengapa harus satu paket, agar tujuannya jelas, agar alasan dibalik penyangkalan diri itu pun juga jelas.

Mengalahkan kedagingan itu tidak mudah. Dan dalam hal mengikut Tuhan, mengalahkan kedagingan untuk menjaga kekudusan agar senantiasa berfokus pada Tuhan itu berlangsung seumur hidup. Diet seumur hidup. Pantang seumur hidup. Puasa seumur hidup. No cheating day. Karena cheating itu sudah pasti akan jatuh dalam dosa. Radikal memang radikal ke dalam diri sendiri.

2. Apa yang bisa kita berikan untuk Tuhan kita berikan. Kalau bisa berikanlah yang terbaik, jangan hitung-hitungan dengan Tuhan. Tidak perlu takut bakal mati karena hanya orang-orang beruntung yang sampai harus mati demi Kristus. Tapi sadarilah bahwa jika kita melakukan poin 1 di atas atau ayat 25 dengan sungguh-sungguh sampai akhir hayat kita, boleh juga dikatakan kita mati untuk Kristus karena sampai akhir hayat kita hidup sungguh-sungguh menjaga kekudusan untuk Kristus.

Dalam hal hidup untuk Kristus, kita mungkin memilih untuk tidak hidup seperti orang-orang lain yang hidupnya bebas tidak jelas, saat memilih hidup untuk Kristus memang kita akan kehilangan kenikmatan hidup duniawi, namun ada hidup yang baru sebagai gantinya baik di dunia apalagi nanti di sorga. Hidup dalam penyertaan Tuhan itu adalah hidup yang luar biasa, tidak ada hal lain lagi di dunia yang bisa menggantikannya, itu merupakan karunia, berkat, hadiah, reward tertinggi dari Tuhan selama kita hidup di dunia. Dan di akhir nanti ada reward lagi, mahkota kehidupan dan tinggal bersama Kristus di sorga.

Saat fokus utama hidup kita mengejar kesuksesan dunia, dan bukan mengejar perkenanan Tuhan kita akan kehilangan jiwa kita. Mungkin saja kita kaya raya, sukses dalam bisnis atau pekerjaan, namun jiwa kita akan kosong, empty, atau tersesat, lost.

Aplikasi

Ayo kita bangun kembali, kita tata lagi hidup kita, dan ayo kita melangkah lagi berjalan bersama Kristus, berjalan di dalam Kristus.

Jadilah radikal dalam menjalankan Firman Tuhan. Mari kita latih jiwa kita, agar lebih dominan daripada daging kita.

From thechosen Instagram

Harapan dan Doa

Semoga bisa senantiasa setiap waktu berfokus kepada Kristus.

Amen

Quote of the week

“Berbahagialah orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan yang merenungkan taurat itu siang dan malam.”

~ Mazmur 1

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari Kucinta Alkitabku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca