Rhema dan renungan saat teduh pribadi – Matius 14 tentang Yesus memberi makan lima ribu orang.

Ayat Rhema

‭‭Matius‬ ‭14:16‬ ‭TB‬‬

Tetapi Yesus berkata kepada mereka: ”Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan.”

https://bible.com/bible/306/mat.14.16.TB

Renungan

Tidak tanggung, Tuhan memperlengkapi kita yang melayani umatNya, melayani jiwa-jiwa dengan sumber daya yang kita butuhkan. Walaupun di awal kita melihatnya sebelah mata, karena kecil atau sedikit, seperti tidak berarti. Hanya lima potong roti dan dua potong ikan, sementara ada ribuan orang yang harus disediakan makanan. Itu setara satu stadion.

Bagi yang punya kebutuhan memang terlihat kecil atau sedikit, tidak akan cukup, namun bagi yang memiliki sumber daya itu, mungkin iti sesuatu yang besar, bahkan miliknya satu-satunya. Dan Tuhan melakukan multiplikasi sumberdaya yang dimiliki sehingga cukup, bahkan lebih sisanya. Lebih dari cukup bahkan bisa dibilang melimpah.

Orang-orang yang makan roti dan ikan mungkin hanya makan sampai kenyang, atau mungkin membawa beberapa potong untuk bekal pulang, tapi para murid bisa dibilang masing-masing dari.mereka membawa hampir satu bakul. Bukankah itu melimpah? Itupun asalnya bukan roti dan ikan mereka.

Kalau begitu apakah ikut Tuhan hidup kita bakal dipenuhi kelimpahan? Nah kalau ini salah fokus namanya, dari satu peristiwa langsung di generalisasi. Bukan kelimpahan, tapi pemeliharaan, bahkan disaat kita melayani jiwa-jiwa yang membutuhkan bantuan Tuhan mengirimkan sumberdaya, yang mungkin seperti tak berarti awalnya, namun saat Tuhan memberkati ternyata yang kecil itu menjadi berlipat-lipat ganda.

Aplikasi

Kerjakan apa yang Tuhan minta, walaupun kelihatannya aneh sekali, dan tidak mungkin.

Pic from thechosen Instagram

Harapan dan Doa

Semoga kita masing-masing pribadi benar-benar dapat merasakan penyertaan Tuhan.

Amen.

Quote of the week

“Berbahagialah orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan yang merenungkan taurat itu siang dan malam.”

~ Mazmur 1

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari Kucinta Alkitabku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca