Renungan Doa Puasa 10 Hari – Connect Group Family 08

(ditulis ulang dari renungan doa puasa Gereja Mawar Sharon Balikpapan – Desember 2015)

Renungan Hari-7 : Bilangan 22 : 1 – 5

1Kemudian berangkatlah orang Israel, dan berkemah di dataran Moab, di daerah seberang sungai Yordan dekat Yerikho.

2Balak bin Zipor melihat segala yang dilakukan Israel kepada orang Amori. 

3Maka sangat gentarlah orang Moab terhadap bangsa itu, karena jumlahnya banyak, lalu muak dan takutlah orang Moab karena orang Israel. 

4Lalu berkatalah orang Moab kepada para tua-tua Midian: ”Tentu saja laskar besar itu akan membabat habis segala sesuatu yang di sekeliling kita, seperti lembu membabat habis tumbuh-tumbuhan hijau di padang.” Adapun pada waktu itu Balak bin Zipor menjadi raja Moab. 

5Raja ini mengirim utusan kepada Bileam bin Beor, ke Petor yang di tepi sungai Efrat, ke negeri teman-teman sebangsanya, untuk memanggil dia, dengan pesan: ”Ketahuilah, ada suatu bangsa keluar dari Mesir; sungguh, sampai tertutup permukaan bumi olehnya, dan mereka sedang berkemah di depanku. 

Renungan

Di ayat ini diceritakan Israel telah berkembang menjadi bangsa yang besar, ditakuti oleh banyak raja-raja dari bangsa yang lain, bahkan dikatakan di ayat 5 “sampai tertutup permukaan bumi oleh bangsa ini”.

Belajar, lepas dari kelemahan, kekurangan, kegagalan, dan ketidakmampuan bangsa Israel. Bahka Tuhan sendiri beberapa kali menyebut bahwa Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk dan keras kepala. Lepas dari semua itu, belajar satu hal. Tuhan adalah Allah yang setia. Dia berjanji kepada Abraham, Ishak, dan Yakub bahwa keturunannya akan menjadi bangsa yang besar, dan di ayat ini kita melihat janji Tuhan digenapi. Israel masih menjadi bangsa yang besar sampai tertutup permukaan bumi oleh banyaknya bangsa ini.

Aplikasi

Belajar tentang:

Berkat Tuhan adalah kasih karunia, bukan karena perbuatan/jasa kita. Israel bangsa yang tegar tengkuk dan keras kepala, tapi dalam kasih karuniaNya Tuhan tetap setia menepati janjiNya kepada Abraham, Ishak dan Yakub bahwa Israel akan menjadi bangsa yang besar.

Jangan sombong, seolah kalau kita diberkati itu karena kita layak, berhak untuk diberkati, sudah melakukan banyak dan berhak untuk menuntut berkat Tuhan.

Bagi Tuhan menggenapi janjiNya itu hal yang mudah, karena itu sifatNya. Dia Allah yang setia. Tapi menjadi berkenan kepadaNya. Menyukakan hatiNya itu hal yang berbeda dari sekedar diberkati dan dipulihkan.

Mari melalui doa dan puasa raya ini, jemaat memanfaatkan waktu-waktu yang ada untuk mengejar perkenanan Tuhan. Mengejar isi hatiNya. Biar Tuhan memberkati kita dengan sukacita. Bukan dengan duka karena kita tinggal dalam kekerasan hati, mengejar hanya berkatNya dan bukan pribadiNya.

Doa pribadi

Quote of the week

“Berbahagialah orang yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan yang merenungkan taurat itu siang dan malam.”

~ Mazmur 1

Designed with WordPress

Eksplorasi konten lain dari Kucinta Alkitabku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca