| | |

63. Renungan Kitab Wahyu 2:12-17 – Menjadi Minoritas

Menjadi pengikut Kristus di suatu tempat yang mayoritasnya bukanlah pengikut Kristus mengharuskan kita untuk senantiasa betjaga-jaga.

Mari kita baca terlebih dahulu Kitab Wahyu 2:12-17.

Ayat yang menjadi rhema saya ambil dari versi New International Version:

‭[13] I know where you live—where Satan has his throne. Yet you remain true to my name. You did not renounce your faith in me, not even in the days of Antipas, my faithful witness, who was put to death in your city—where Satan lives.
https://bible.com/bible/111/rev.2.13.NIV

Revelation 2:13 NIV‬

Kalau versi bahasa Indonesia:

[13] Aku tahu di mana engkau diam, yaitu di sana, di tempat takhta Iblis; dan engkau berpegang kepada nama-Ku, dan engkau tidak menyangkal imanmu kepada-Ku, juga tidak pada zaman Antipas, saksi-Ku, yang setia kepada-Ku, yang dibunuh di hadapan kamu, di mana Iblis diam.

https://bible.com/bible/306/rev.2.13.TBl

‭Wahyu 2:13 TB‬

Ada 2 hal yang Tuhan inginkan apabila kita tinggal di daerah yang mayoritasnya bukan pengikut Kristus:

1. Tetap berpegang pada iman akan Tuhan kita Yesus Kristus.

2. Tidak menyangkali iman kita akan Tuhan kita Yesus Kristus.

Dua hal yang intinya satu yaitu tetap setia pada iman kita.

Jemaat di Pergamus rupanya tinggal di daerah dimana iblis bertahta. Saya tidak bisa membayangkan situasi dan kondisi daerah itu seperti apa. Namun yang pasti akan ada begitu banyak godaan, situasi, pemikiran yang akan menarik, menggoyang iman percaya kita akan Kristus.

Bahkan disebutkan bahwa di dalam jemaat juga ada orang-orang yang memiliki aliran dan cara hidup yang salah. Budaya sekitar pasti sedikit banyak berusaha mempengaruhi cara pikir dan cara hidup anak-anak Tuhan.

Sehingga selain bertobat, dan hidup dengan jalan yang benar kita senantiasa memerlukan tuntunan, support yang menjagai kita senantiasa di dalam jalur, tidak melenceng ke kiri atau ke kanan.

Senantiasa berada dalam kumpulan akan menjagai kita dari resiko tertarik keluar. Selain itu kita sendiri pun harus senantiasa mengisi pikiran kita dengan Firman Tuhan yang akan berfungsi sebagai pedang dan tentu saja mempraktikan dalam kehidupan sehari-hari, karena kalau hanya dipelajari tanpa dipraktikkan ibarat pedang tadi hanya kita simpan dalam sarungnya, tidak kita pegang erat-erat dengan kedua tangan kita untuk menangkis setiap serangan iblis. Apalagi jika kita tinggal di teritorial iblis, pedang itu tidak boleh lepas dari tangan kita. Malah seharusnya jika memang kita harus melakukan hal lain atau bekerja juga maka kita bekerja seperti kisah Israel di kitab Nehemia.

‭[16] Sejak hari itu sebagian dari pada anak buahku melakukan pekerjaan, dan sebagian yang lain memegang tombak, perisai dan panah dan mengenakan baju zirah, sedang para pemimpin berdiri di belakang segenap kaum Yehuda [17] yang membangun di tembok. Orang-orang yang memikul dan mengangkut melakukan pekerjaannya dengan satu tangan dan dengan tangan yang lain mereka memegang senjata.

https://bible.com/bible/306/neh.4.16-17.TB

Nehemia 4:16-17 TB‬

Sebagai minoritas, berjaga-jaga adalah mandatory, alias wajib hukumnya. Jangan sampai pikiran kita tertipu oleh pernyataan dan pemikiran yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan. Bertahan seperti setetes minyak dalam segelas air, yang tidak menjadi larut.

Berjaga-jaga sendiri suatu keharusan, namun akan lebih kuat jika kita berjaga-jaga bersama-sama  dengan saudara-saudara seiman. Dimana kita bisa saling menguatkan bila ada yang lelah, kita bisa saling dukung, saling mengingatkan bila ada yang lengah. Dan semuanya dilakukan dengan penuh kasih.

Saat kita bersama-sama walaupun minor, saya percaya Tuhan menuntun kita dengan tiang awan dan tiang apiNya, menjagai kita siang dan malam, dan juga memelihara hidup kita dengan memberikan “manna” yang baru.

Doa:

Ya Tuhan kami bersyukur untuk pengingat ini ya Tuhan.

Dimanapun kami berada, kami harus senantiasa setia pada iman percaya kami, dan kami harus setia pada FirmanMu.

Jagai kami ya Tuhan setiap saat agar kami jangan sampai tersesat.

Amen.

Image by freepik

Similar Posts