Tentang Kucinta Alkitabku

It is not about me

Bukan tentang siapa yang menulis, tetapi tentang Siapa yang sedang diberitakan.

Kucinta Alkitabku lahir dari sebuah kerinduan sederhana: agar semakin banyak orang mencintai Firman Tuhan, membacanya, merenungkannya, dan menghidupinya setiap hari.

Saya bukan seorang yang telah memahami seluruh isi Alkitab. Saya masih seorang murid—yang terus belajar mendengarkan suara Tuhan, mengenal hati-Nya, dan mengizinkan Firman-Nya mengoreksi serta mengubahkan hidup saya.

Tulisan-tulisan di sini merupakan catatan perjalanan bersama Tuhan: rhema yang saya terima ketika membaca Alkitab, perenungan dari pengalaman hidup, serta pelajaran yang Tuhan izinkan saya temukan dalam perjalanan mengikuti-Nya.

Saya percaya bahwa hanya Roh Kudus yang sanggup membuka pengertian kita akan Firman Tuhan. Karena itu, kerinduan saya bukan agar pembaca mengagumi tulisan-tulisan di blog ini, melainkan agar setiap tulisan menolong seseorang kembali membuka Alkitabnya, berjumpa secara pribadi dengan Tuhan Yesus, dan mengalami perubahan hidup oleh kebenaran-Nya.

Saya memilih untuk tetap berada di balik salib.

Bila ada sesuatu yang baik, benar, dan menguatkan melalui tulisan-tulisan ini, biarlah segala kemuliaan hanya kembali kepada Tuhan. Namun, bila terdapat kekurangan atau kekeliruan, itu sepenuhnya merupakan keterbatasan saya sebagai manusia yang masih terus belajar.

Kiranya Kucinta Alkitabku dapat menjadi teman kecil dalam perjalanan iman kita—bukan untuk menggantikan Alkitab, tetapi untuk mengajak kita semakin dekat kepada Firman-Nya.

Sebab pada akhirnya, tujuan pelayanan ini sederhana:

Membuat semakin banyak orang membuka Alkitab, mencintai Firman Tuhan, mengenal Tuhan Yesus, dan hidup bagi kemuliaan-Nya.

Soli Deo Gloria.
Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan.