Tepat seperti yang diperintahkan Tuhan
Membaca kitab Ulangan itu terasa membosankan terutama yang berkaitan dengan pembangunan kemah suci dan tabut perjanjian. Seperti diulang-ulang sampai sepertinya kita membaca kembali ayat-ayat yang sudah kita baca sebelumnya, mungkin dari situ asal nama ulangan.
Pagi ini mata saya seperti dibukakan, bahwa ayat-ayat tersebut hakikatnya berbeda walaupun membicarakan obyek yang sama.
Kitab Ulangan ini merupakan Kitab Ketaatan. Menceritakan perihal ketaatan manusia akan perintah Tuhan yang dimulai dari kisah Musa sejak lahir sampai dengan ia dipanggil dan diutus Tuhan untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir menuju ke Kanaan. Sampai dengan bagaimana mereka mengerjakan perintah Tuhan dalam membangun kemah suci dan tabut perjanjian.
Ada berkat serta kemuliaan Tuhan pada segala sesuatu yang dikerjakan tepat seperti perintah Tuhan. Ada urapan, karunia, penyertaan, dan penjagaan Tuhan bagi setiap orang yang mengerjakan perintah Tuhan.
Keluaran 39:42 TB
Tepat seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Musa, demikianlah dilakukan orang Israel segala pekerjaan melengkapi itu.
https://bible.com/bible/306/exo.39.42.TB
Bagaimana hal itu bisa terjadi?
Ketaatan yang sesungguhnya hanya bisa terjadi apabila kita memiliki hubungan intim dengan Tuhan, seperti Musa. Bandingkan dengan Harun yang juga memulai bersama-sama dengan Musa menghadapi Firaun.
Namun ternyata ada perbedaan antara pribadi yang pernah mengalami perjumpaan dan membangun keintiman dengan Tuhan dengan yang tidak yang hanya mengerjakan ritual.
Mari kita bangun lagi keintiman kita dengan Tuhan, carilah wajahNya, mintalah perjumpaan dengan Tuhan, jangan bosan, jangan berhenti, karena besarlah kasih karuniaNya yang akan kita alami.
Amen.
