|

Renungan Matius 8 – Apakah Saya Orang Mati?

Rhema dari Saat Teduh Pribadi – Matius 8 tentang Hal Mengikuti Yesus.

Ayat Rhema

‭‭Matius‬ ‭8:1‬ ‭TB‬‬
[1] Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
[21] Seorang lain, yaitu salah seorang murid-Nya, berkata kepada-Nya: ”Tuhan, izinkanlah aku pergi dahulu menguburkan ayahku.” [22] Tetapi Yesus berkata kepadanya: ”Ikutlah Aku dan biarlah orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka.”

https://bible.com/bible/306/mat.8.1.TB

Renungan

Mencoba membayangkan ekspresi murid Tuhan itu pada saat itu, dan membayangkan bagaimana perasaannya saat Tuhan menyampaikan hal itu. Saat membaca ini sekilas pasti kita berpikir kalau Tuhan itu tidak punya perasaan, seperti justru tidak punya kasih ya? Apakah benar Tuhan Yesus yang lemah lembut seperti itu?

Tapi yang Roh Kudus letakkan di hati saya berbeda, Tuhan Yesus tidak begitu kok. Tuhan Yesus menyampaikan hal tersebut dalam rangka memberikan pengajaran kepada para muridNya.

Apa yang dimaksud dengan kalimat orang-orang mati menguburkan orang-orang mati mereka?

Siapa orang-orang mati itu? Saat merenungkan ini, saya terpikir tentang Kitab Kehidupan. Apakah orang-orang mati ini adalah orang-orang yang namanya tidak tertulis dalam Kitab Kehidupan? Apakah itu berarti orang-orang yang mengikuti Tuhan itu akan tertulis namanya dalam Kitab Kehidupan, dan disebut orang yang hidup?

Mungkin itulah pengajaran yang mau disampaikan Tuhan Yesus kepada para muridNya.

Bayangan saya, Tuhan pasti mengizinkan muridNya itu pulang dahulu, dan kemudian menyusul mereka kembali setelah selesai penguburan. Atau bisa saja terjadi seperti yang kita bayangkan, bahwa Tuhan Yesus tidak mengizinkan muridNya untuk pulang dulu. Bisa saja, namun itu pasti karena Tuhan punya rencana atau tahu sesuatu yang murid itu tidak ketahui. Sepertinya kejam tak berperasaan, sama seperti waktu murid-muridNya memberitahu kalau Lazarus sakit keras dan hampir meninggal. Tuhan Yesus pun bertahan untuk tidak pergi, pasti harapan muridNya Yesus akan pergi untuk menyembuhkan Lazarus, tapi Yesus bertahan ternyata untuk menunjukkan mukzizat berikutnya.

Aplikasi

Ayo kita refleksi, kira-kira nama kita apakah sudah ada di dalam daftar di Kitab Kehidupan?

Kalau belum, jangan cari calo ya, karena yang ada agen-agen untuk kitab yang satunya.

Ayolah. Kalau belum tahu harus bagaimana supaya masuk dalam list, ayo kembali ke Gereja, memang tidak ada Gereja yang sempurna, pandanglah Yesus, justru dalam ketidaksempurnaan Gereja itu, bersama dengan Yesus justru kita akan mengalami kasih Tuhan, dan masuk list tentunya harapannya kan ya.

Harapan dan Doa

Tuhan, saya ini masuk kategori orang mati atau orang hidup?

https://www.freepik.com/free-photo/thoughtful-face-young-businessman-glasses_1305762.htm#query=Thinking%20man&position=11&from_view=search&track=ais

Beritahu saya ya Tuhan, supaya selagi masih ada kesempatan, saya mau kerjakan tugas-tugas saya yang selama ini tidak pernah saya kerjakan atau saya tunda-tunda.

Beritahu ya Tuhan, janji ya Tuhan…

Amen

Similar Posts

One Comment

Comments are closed.