60. Renungan Ibrani 10:19-39 – Jangan Lepaskan Kepercayaanmu
Bertahan dalam iman memerlukan ketekunan, namun ketekunan itu juga berasal dari iman kita.
Yang menjadi ayat rhema hari ini adalah:
[35] Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. [36] Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.
Ibrani 10:35-36 TB
https://bible.com/bible/306/heb.10.35-36.TB
Keep the Faith !
Sama seperti saat kita menginginkan sesuatu yang berharga dan penting bagi kita, kita pasti akan fokus, rela bela-belain untuk mengerjakan segala sesuatu agar kita bisa mendapatkan yang kita idam-idamkan itu.
Namun ternyata tidak semua orang terbentuk dengan memiliki ketekunan yang kuat.
Semakin ke sini sepertinya semakin banyak orang yang dengan mudah melepaskan, dengan mudah menyerah, dengan mudah keluar, padahal belum mengeluarkan seluruh potensi yang ia miliki, asal menurut logikanya itu tidak worth it untuk dirinya, maka akan ia lepaskan.
Sehingga kita perlu iman, iman akan janji Tuhan. Iman bahwa janji Tuhan itu ya dan amen. Iman bahwa jika kita tidak mengerjakan keselamatan kita, maka kita akan masuk ke dalam api kekekalan.
Menjaga iman perlu perjuangan, perlu ketekunan, dan perlu kewaspadaan. Karena iman bisa menurun bahkan hancur baik dalam kondisi kita susah atau dalam kondisi kita senang.
Saat susah, kita akan fokus dengan kesusahan kita itu, bisa jadi makin perhitungan dengan Tuhan, berharap mendapatkan pemulihan dan terobosan tapi berat untuk melakukan apa yang diminta Tuhan. Karena takut akan semakin membuat susah.
Saat senang, biasanya lupa diri. Larut dalam kesenangan sehingga lupa atau sengaja melupakan untuk melakukan yang diminta Tuhan, karena memang biasanya “kurang menyenangkan”.
Kita tahu janji Tuhan, di mulut kita katakan kita percaya janji Tuhan itu – yaitu keselamatan kita. Namun kita tidak sungguh-sungguh mengerjakannya. Mungkin kita merasa ada yang lebih penting, lebih urgent untuk dilakukan.
Keselamatan jiwa kita adalah yang terpenting buat kita orang percaya, jangan lepaskan kepercayaan itu. Sehingga kita memang harus mengerjakan keselamatan kita apapun kondisi yang kita hadapi, kita perlu bertekun.
Ada 3 hal yang harus kita lakukan, agar kita jangan sampai lepas:
1. Perkuat iman kita akan janji keselamatan Tuhan. Jadikan itu sesuatu yang urgent, sesuatu yang sangat penting di hidup kita.
2. Membangun kebiasaan yang bertujuan untuk memperkuat iman kita. Doa pagi, doa sebelum/sesudah melakukan aktifitas, membaca dan merenungkan Firman Tuhan, ke Gereja, aktif dalam komunitas rohani.
3. Melibatkan diri dalam pelayanan di Gereja. Terlibat dalam pelayanan bagi yang tidak mengerti terlihat seperti menambah kesusahan dan kerepotan bagi diri sendiri. Namun pelayanan itu membentuk otot rohani kita. Membantu kita dalam transformasi iman kita menjadi semakin kuat.
Doa:
Ya Tuhan, kami sadar kami seringkali lemah, kami dengan pikiran kami sendiri dengan cepat memutuskan untuk menyerah mengandalkan Engkau karena mungkin kami ingin melihat hasil yang cepat, hasil yang kami inginkan.
Ampuni kami ya Tuhan, saat kami menyisihkan Engkau sejenak agar kami bisa fokus dengan dunia kami terlebih dulu.
Kami lupa kalau Engkau yang punya kuasa atas segala sesuatu.
Izinkan kami merasakan kehadiran setiap waktu ya Tuhan, melalui apa yang kami lihat, apa yang kami dengar, dan apa yang kami rasakan.
Kami mau di akhir nanti kami benar-benar bisa klaim janji Tuhan atas hidup kami.
Terimakasih Tuhan Yesus.
Amen
