Kucinta Alkitabku

Renungkan dan Bagikan

33. Renungan Galatia 1 – Iblis tidak senang

Dapat rhema apa hari ini?

Hari ini saya mendapat konfirmasi bahwa kita tidak bisa menyenangkan semua orang, apalagi iblis, jangan sekali-kali berpikir tentang itu.

Ayat Rhema hari ini:

‭Galatia 1:6-7 TB‬
[6] Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, [7] yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.

https://bible.com/bible/306/gal.1.6-7.TB

Satu kalimat yang menarik bagi saya bahwa ternyata pada waktu itu pun sudah ada orang-orang yang berniat mengacaukan kita, yang memutarbalikkan Injil Kristus. Dan kalau dulu ada maka pasti sekarang pun juga ada.

Dan kalau kita percaya kepada mereka membuat kita berbalik dari pada Tuhan tentunya Iblis akan sangat senang, itu yang tidak boleh, itu yang tidak boleh sama sekali. A big “NO”!

Hanya satu pribadi yang harus kita senangkan setiap waktu yaitu Tuhan kita Yesus Kristus, walaupun Ia tidak ada di hadapan kita secara fisik tapi kita percaya bahwa Ia ada di hati kita dan Ia mengetahui segala sesuatu yang kita alami, kita pikirkan, dan kita rasakan.

Pertanyaannya: Mengapa kita sampai percaya kepada orang yang memutarbalikkan Injil Yesus Kristus?

Jawabannya simple, karena kita tidak mendalami Injil Kristus dan belum benar-benar menghidupinya.

Coba diingat-ingat, apakah kita masih rutin membaca Firman Tuhan ini setiap pagi?

Jika iya pertanyaan berikutnya, apakah dalam keseharian kita, di tengah kesibukan kita, kita mengingat-ingat tentang satu ayat atau kisah di dalam Firman Tuhan?

Kalau jawabannya dalam hati adalah belum, maka kita harus memperbanyak frekuensi kita membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Walaupun kita belum merasakan enaknya membaca Alkitab, mari kita pegang dulu tujuannya, alasannya kenapa kita membaca Alkitab.

Coba tanyakan pertanyaan-pertanyaan berikut setiap pagi, saat mulai malas membaca atau ada kesibukan yang harus dikerjakan sehingga kita menunda membaca Alkitab.

1. Mengapa saya senang membaca Alkitab setiap hari?

2. Mengapa saat saya membaca Alkitab, hati dan pikiran saya menjadi damai dan penuh pengharapan?

3. Mengapa saat saya membaca Alkitab saya merasa seperti Tuhan yang sedang berbicara, bercerita langsung kepada saya?

4. Mengapa saat saya membaca Alkitab saya seperti mendapat banyak insight baru? Yang berguna bagi kehidupan saya sehari-hari termasuk bagi pekerjaan saya?

5. Mengapa saya begitu mudah mengingat ayat atau kisah dalam Alkitab saat saya sedang beraktifitas , termasuk saat saya sedang bekerja?

6. Mengapa saya merasa Tuhan seperti tersenyum kepada saya saat saya mulai membaca Alkitab dan saat saya mengingat-ingat Firman Tuhan? Tersenyum bahagia seperti seorang bapak atau ibu yang sedang melatih anaknya belajar berjalan atau bicara?

7. Mengapa diri saya berubah jadi lebih baik saat saya semakin banyak membaca dan merenungkan Firman Tuhan?

Tanyakan 7 pertanyaan ini setiap hari terutama setelah bangun tidur, saat anda berniat untuk membaca Firman Tuhan.

Satu hal yang Tuhan janjikan yang saya pegang sekarang ini, dengan mengisi hidup kita dengan Firman Tuhan maka kita menyediakan tempat khusus dalam hati kita untuk Tuhan. Sehingga Tuhan tinggal di dalam kita dan kita tinggal di dalamNya. Dan saya percaya Tuhan yang begitu baik dan mengasihi kita akan menyertai dan menjaga hidup kita agar hidup kita senantiasa damai sejahtera dan penuh sukacita.

Inginkah bapak ibu melihat Tuhan tersenyum?

Bayangkan Tuhan Yesus tersenyum saat kita belajar mengenal Firman Tuhan, mengenal pribadiNya.

Eksplorasi konten lain dari Kucinta Alkitabku

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca