| |

Pdt.Judy Koesmanto : Menjadi Tawanan Roh

Menjadi tawanan roh ?

Itu adalah perkataan Paulus di dalam Kisah Para Rasul.

Konotasi tawanan biasanya negatif. Di dalam peperangan orang yang ditawan menjadi tidak berdaya. Tidak bisa punya keinginan, tidak bisa melakukan apa yang kita inginkan dengan bebas. Seringkali malah diperlakukan dengan semena-mena, dianiaya, disiksa, dll. Menjadi tawanan dalam peperangan seperti dipenjara sehingga akan timbul keinginan dari dalam diri kita untuk bebas, untuk melarikan diri keluar dari tawanan itu.

Namun menjadi tawanan roh itu berarti kita mengikat/mengekang hidup kita untuk Tuhan. Kita hanya bisa “manut” pada Tuhan apa yang diperintahkan kepada kita untuk kita kerjakan. Menjadi tawanan roh adalah tindakan aktif berupa penyerahan diri secara total kepada Tuhan.

Ada 3 cara menjadi tawanan roh :

  1. Senantiasa mendahulukan kepentingan Tuhan.
  2. Senantiasa mendengarkan apa perintah Tuhan, apa mauNya Tuhan.
  3. Senantiasa mencari kesempatan untuk dipakai oleh Tuhan.

Menjadi tawanan perang adalah kondisi yang tidak kita inginkan. Posisi kita adalah sebagai korban. Namun Paulus, dia justru menyerahkan dirinya untuk menjadi tawanan roh. Posisinya bukan lagi korban, namun menjadikan diri sebagai hamba, menjadi abdi dalem Tuhan.

Siapkah kita menjadi tawanan roh ? Menjadi abdi dalem Tuhan ?

Similar Posts