Dear all,
2 hari yang lalu, saat pulang pangkas rambut. Tiba-tiba muncul sebuah impresi dari dalam hati. Impresi tersebut kecil awalnya, namun karena “tink” membuat saya memperhatikannya.
Impresi tersebut bertanya, mengapa engkau berhenti menulis #iLoveMyBible? Saya tidak menjawab. Kemudian timbul pernyataan, Aku bangga pada saat engkau menulis, Aku ingin engkau terus menulis di #iLoveMyBible. Menulislah untuk Aku.
“Deg!”
Saya diingatkan untuk menulis lagi. Namun kali ini dengan visi berbeda. Menulis untuk menyampaikan hal-hal yang saya dapatkan saat membaca Alkitab atau mendengar kotbah kepadaNya.
It is become a mission now.
Terimakasih ya Tuhan, telah mengingatkanku. I believe that You spoke to me, and I believe that this task is come from You.
#iLoveMyBible