|

Renungan 2 Samuel 14 – Yang Terbuang Jangan Sampai Terbuang.

Hari ini yang menjadi ayat emas untuk kita renungkan adalah perkataan Yoab yang ditaruh di mulut seorang perempuan untuk disampaikan kepada Daud dengan tujuan agar Daud mengizinkan Absalom untuk pulang kembali ke Yerusalem.

‘Berkatalah perempuan itu: ”Mengapa raja merancang hal yang demikian terhadap umat Allah? Oleh karena tuanku mengucapkan perkataan ini, maka tuanku sendirilah yang bersalah dengan tidak mengizinkan pulang orang yang telah dibuangnya. Sebab kita pasti mati, kita seperti air yang tercurah ke bumi, yang tidak terkumpulkan. Tetapi Allah tidak mengambil nyawa orang, melainkan Ia merancang supaya seorang yang terbuang jangan tinggal terbuang dari pada-Nya.

2 Samuel 14:13-14 https://my.bible.com/bible/306/2SA.14.13-14

Saat merenungkan pasal ini saya terbayang bahwa seringkali kita, ya kita merasa sendirian, kita merasa bergumul sendiri dengan apa yang kita hadapi, kita merasa frustasi, tidak ada orang lain yang mengerti, tidak ada orang lain yang benar-benar bisa membantu kita.

Dari ayat di atas, saya tangkap ayat tersebut sebagai janji Tuhan bagi kita.

Rancangan Tuhan selalu merupakan rancangan agar setiap orang yang merasa terbuang jangan tinggal terbuang dari pada-Nya.

Jadi apapun kondisi kita saat ini, seberapa dalam kita terpuruk dalam hidup kita maka hal yang pertama harus kita cari adalah Tuhan. Yang pertama harus kita bangun kembali adalah hubungan dengan Tuhan. Yang pertama harus kita usahakan adalah berkomunikasi dengan Tuhan, DOA.

Kita tidak akan bisa mengerti rancangan Tuhan sebelum kita melaluinya, mengalaminya, menyelesaikannya. Maka saat kita merasa terpuruk, merasa terbuang cari Tuhan, cari tahu kehendak-nYa, rancangan-Nya melalui doa yang tak putus-putusnya.

Namun, seringkali saat kita sudah berusaha mengerjakan hal-hal itu semua, seringkali kita tidak juga mengalami pemulihan. Jangan menyerah, teruslah berdoa, teruslah membangun komunikasi dengan Tuhan, teruslah melayani. Sampai pada waktunya Tuhan, mata – telinga – dan hati kita akan melihat – mendengar – dan merasakan apa yang sudah Tuhan kerjakan selama ini, selama kita masih dalam kondisi terpuruk, betapa banyaknya yang Tuhan sudah perbaiki.

Tetaplah semangat berdoa ya.

God Bless us all.

Subscribe jika anda ingin mendapatkan renungan terbaru.

Similar Posts