Renungan Alkitab : Yehezkiel 16 – Allah ingin kita hidup
Kita ditemukan Allah dalam kondisi terbuang, sendirian, kedinginan, dipenuhi kenajisan, dan hampir mati. Sungguh Allah begitu baik menyelamatkan kita.
Kita ditemukan Allah dalam kondisi terbuang, sendirian, kedinginan, dipenuhi kenajisan, dan hampir mati. Sungguh Allah begitu baik menyelamatkan kita.
Kisah tentang kayu anggur yang tidak berguna, atau menurut pandangan Tuhan pada waktu berbicara kepada Yehezkiel, tidak berguna. Lalu apa yang terjadi dengan kayu anggur itu?
Kita akan menyebut mereka beruntung.
Jangan sampai tanpa kita sadari ada Allah lain di hati kita. Apa yang harus kita lakukan jika ternyata ada Allah lain di hati kita?
Tuhan menunggu hidupmu, janganlah digunakan untuk hal-hal yang membuat Tuhan sedih dan marah.
Ada begitu banyak hal yang mencengangkan pikiran dan hati kita. Namun hanya satu yang menenangkan hati dan pikiran kita yaitu kehadiran Tuhan Allah kita.
Bukan hanya pertobatan, namun kerinduan akan keselamatan jiwa-jiwa juga akan menyelamatkan jiwa kita.
Pasti kita binasa bila Allah sampai murka dibakar api cemburu.
Janganlah murka Tuhan sampai menimpa kita karena kita tidak pernah mau taat.
Perbuatan dosa itu seperti fenomena bola salju. Segeralah berhenti dan berbalik kembali kepada Tuhan sebelum jatuh semakin dalam dan kita tak kuasa lagi untuk bangun sendiri.