|

Renungan Advent 2 – Menerima Tuhan dalam Hati Kita

Jangan sampai kita kehilangan kesempatan untuk terlibat bersama Tuhan menciptakan karya yang luar biasa dalam hidup ini.

Dalam peristiwa kelahiran Tuhan Yesus, para pemilik penginapan tanpa mereka sadari mereka melewatkan kesempatan menjadi rumah tempat Tuhan Yesus dilahirkan.

“Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.”

‭‭Lukas‬ ‭2‬:‭6‬-‭7‬ ‭TB‬‬

https://bible.com/bible/306/luk.2.6-7.TB

Tuhan memilih tempat kelahiranNya ke dunia dengan sangat indah. Tuhan memilih lahir di kandang hewan yang mungkin jauh dari sederhana. Seandainya para pemilik penginapan itu tahu bahwa mereka membawa bakal bayi Yesus

Ibarat hati kita adalah penginapan dan pikiran kita adalah penginapan. Apakah kita akan membuka hati kita, meminta Tuhan masuk dan mungkin mempersilahkan Tuhan masuk di kamar kita yang terbaik.

Dengan menerima Tuhan di dalam hati maka kita masuk dalam rencana Tuhan. Kita sebagai tuan rumah bisa melayani Tuhan, kita bisa mendengar Ia berbicara, bahkan kita bisa diskusi, bercerita. Dan mungkin juga kita diajak Tuhan untuk mengerjakan sesuatu bersama-sama dengan Tuhan. Seru ya…

Apakah kita sudah menerima Tuhan di hati kita? Melayaninya sebagai tamu Agung di hati kita? Dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berinteraksi dengan Tuhan? Termasuk ngobrol sambil minum teh?

Doa

Ya Tuhan, apakah benar itu Engkau?

Yang tinggal dalam hatiku sekarang?

Aku serahkan hati, pikiran, tubuh, dan jiwaku kepadaMu ya Tuhan. Biarlah hadiratMu menguasai diriku dari dalam. Aku mau ikutan Tuhan dalam rencanaMu. Pakai aku, bahkan jika Engkau perlu seseorang untuk melakukan hal-hal kecil untuk Engkau.

Amin.

Similar Posts