| |

Renungan Matius 11 – Anak-anak yang Pasif tidak jelas

Renungan dan rhema dari saat teduh pribadi – Matius 11 tentang Yesus dan Yohanes Pembaptis.

Ayat Rhema

‭‭Matius‬ ‭11:16‭-‬17‬ ‭TB‬‬
[16] Dengan apakah akan Kuumpamakan angkatan ini? Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan berseru kepada teman-temannya: [17] Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak berkabung.

https://bible.com/bible/306/mat.11.16.TB

Renungan

Tidak jelas maunya apa!

Itulah kita manusia dalam hubungannya dengan Tuhan. Seringkali kita semau-maunya sendiri. Berpikir sendiri, analisa sendiri, memutuskan sendiri yang justru tidak sejalan dengan rencana dan kehendak Tuhan.

Benar kita seperti yang disampaikan di Firman Tuhan di atas. Tuhan dengan caraNya sudah berusaha agar manusia senantiasa hidup benar, namun manusia memang semau-maunya sendiri. Tidak mau diatur.

Banyak alasan yang dibuat untuk tidak melakukan perintah Tuhan, bahkan untuk mendekat pada Tuhan juga tidak (baca Alkitab, doa, ibadah ke Gereja) tapi bilang cinta Tuhan, tapi mengaku sebagai anak Tuhan.

https://www.freepik.com/free-vector/anxiety-concept-illustration_21118463.htm#query=Confused&position=14&from_view=search&track=sph&uuid=84f1bf90-892f-4d40-a138-836bdffb2fae

Saya jadi teringat satu ayat, bahwa iman tanpa perbuatan adalah mati – Yakobus 2:26. Apakah itu sama dengan orang tersebut juga orang mati? ( baca renungan : Apakah saya orang mati?)

Saya membayangkan Tuhan pasti bingung ya. Bingung dan jengkel mungkin tepatnya.

Aplikasi

Ayolah, come on…

Jangan terlalu banyak alasan, apalagi untuk melakukan apa yang sudah jelas-jelas Tuhan minta, baik langsung di hati kita maupun melalui orang-orang di sekitar kita (khotbah di Gereja, pemimpin rohani, teman rohani, pasangan).

Semoga nafas kita masih ada saat kita sadar nantinya.

Dan masih punya waktu, saat sadar bahwa belum melakukan apa-apa bagi Tuhan.

Harapan

Semoga nama kita masih ada ya dalam kitab kehidupan.

Semoga Tuhan tidak menolak kita, karena tidak mengenal kita yang tidak jelas maunya apa.

Amin

Similar Posts