Pagi ini saya mendengarkan dengan seksama sebuah lagu “The God Who Sees” yg published tahun lalu.
Dan hati saya tergerak, tersentuh. Awalnya karena lagu ini bercerita, kemudian karena tokoh2 yang diceritakan di dalamnya. Ruth, Daud, dan Maria Magdalena saya langsung ingat. Tapi ada satu di awal – Hagar. Familiar, tapi siapa ya?
Saya sampai buka lagi Bible-app cari siapa dia.
Ternyata ia adalah ibu dari Ismael, hamba Sara istri Abraham, yang akhirnya melarikan diri karena ditindas Sara karena kecemburuan dan kekhawatirannya.
Saya mendapat rhema: Tenang, tidak perlu khawatir, Tuhan kita itu adalah Tuhan yang melihat masing-masing kita.
Jika ingin menangis, menangislah pada Tuhan. Menangislah dalam diam, karena Tuhan pasti melihat.
Ia pasti, pasti tak akan tinggal diam.
Setiap kesusahan yang terjadi dalam hidup kita harusnya kita syukuri ya, sebagai moment untuk makin nempel sama Tuhan. Sesungguhnya disaat2 itulah, melalui kesusahan itulah iman dan mindset kita tentang Tuhan bertumbuh dan berkembang.
Berbahagialah dan bersyukurlah atas segala sesuatu, tapi terutama atas setiap kesusahan yang kita alami.
Tuhan kita itu baik, teramat baik. Kebaikannya tak terkatakan, tak terhitung jauh melebihi dari bintang di langit atau pasir di lautan.
Yessss… He is El-Roi, Tuhan yang melihat. I am blessed.
☺☝🏻🙏🏻
