Apakah anda sedang menunggu jawaban Tuhan?
Sudah berapa lama anda menanti?
“Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon.
https://bible.com/bible/306/luk.2.29-33.TB
Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat, ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya: ”Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel.”
Dan bapa serta ibu-Nya amat heran akan segala apa yang dikatakan tentang Dia.”
Lukas 2:25-33 TB
Ya kita semua sedang menunggu, menunggu kedatangan Tuhan, namun dalam konteks yang berbeda-beda.
Jika anda menunggu janji Tuhan seperti Simeon menunggu, sepertinya kita harus bertanya lagi dalam doa kepada Tuhan. Benarkah Tuhan?
Karena Tuhan Yesus sudah datang dan membebaskan umat manusia, berarti sudah tidak ada lagi yang harus ditunggu bukan?
Sesungguhnya Tuhan dekat sekali dengan kita, Tuhan ada di hati kita. Tuhan sedang duduk di pojok, di sebelah kita menunggu kita mengalihkan pandangan kepadaNya.
Saat kita ada dalam pergumulan seringkali fokus pandangan kita adalah diri kita sendiri, bagaimana supaya survive, supaya selamat. Kita mencari jalan, mencari cara supaya jangan semakin menderita. Pikiran kita sibuk. Apabila kita berdoa, kita fokus pada solusi yang menurut kita akan mengeluarkan kita dari kesusahan. Namun itu tidak kunjung ada, kita bertanya sama Tuhan, di mana Engkau Tuhan?
Kabar baiknya, kita tidak perlu lagi menanti lama asalkan kita mengalihkan pandangan kita kepada Tuhan. Yang sebelumnya kita mencari jalan keluar, sekarang kita cari Tuhannya, kita cari suaraNya. Maka kita bisa mendengar Tuhan yang akan menuntun kita.
Ubah doa kita, ubah permintaan kita karena Tuhan benar-benar sedang menunggu kita mengalihkan pandangan saja. Dan hanya kita yang bisa mengalihkan pandangan. Tuhan sudah mengirimkan sinyal, tanda, dan sebagainya untuk menarik perhatian kita tapi kalau kita masih fokus ke masalah kita maka kita tidak bisa melihat penyediaan dan jalan Tuhan bagi kita.
Doa
Ya Tuhan,
Peace ✌🏼 mohon ampun ya Tuhan, kalau selama ini tidak menyadari bahwa Engkau dekat sekali dengan aku. Aku sibuk sendiri dengan pikiran dan perasaanku.
Jewer ya Tuhan, tarik aku kalau perlu jangan sampai aku makin jatuh semakin dalam.
Amin






